Pencarian

Tim PIPN UNP Latih 25 Warga Nagari Taram Olah Ayam Petelur Afkir Jadi Burger Bernilai Tambah

Selasa, 18 Agustus 2026 • 23:51:31 WIB
Tim PIPN UNP Latih 25 Warga Nagari Taram Olah Ayam Petelur Afkir Jadi Burger Bernilai Tambah
Warga Nagari Taram mengikuti pelatihan pengolahan ayam petelur afkir menjadi burger patty yang digelar Tim PIPN UNP di Aula Kantor Wali Nagari Taram, Selasa (25/2).

LIMA PULUH KOTA — Ayam petelur afkir yang selama ini hanya dijual dalam bentuk hidup atau karkas dengan harga murah, kini disulap menjadi burger patty bernilai ekonomi tinggi oleh warga Nagari Taram. Inisiatif ini digagas Tim Program Integrasi Prodi dan Nagari (PIPN) Universitas Negeri Padang (UNP) melalui pelatihan dan pendampingan pengolahan produk pangan secara langsung.

Ketua tim pengabdian, Prof. Dr. Elida, M.Pd., mengatakan program ini dilatarbelakangi oleh rendahnya nilai jual ayam petelur afkir di pasaran. Padahal, unggas tersebut masih memiliki kandungan protein tinggi dan berpotensi dikembangkan menjadi produk pangan yang lebih kompetitif.

"Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya diberikan pengetahuan, tetapi juga keterampilan praktik dalam mengolah ayam petelur afkir menjadi produk burger yang memiliki kualitas, cita rasa, higienitas, dan daya saing," katanya di Padang, Selasa.

Materi Pelatihan: Dari Teknik Giling Hingga Strategi Pemasaran Digital

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Wali Nagari Taram ini tidak sekadar teori. Sebanyak 25 peserta mendapat pelatihan langsung atau hands-on training yang mencakup karakteristik ayam petelur afkir, teknik penggilingan daging, formulasi bahan, hingga cara memperbaiki tekstur patty.

Peserta juga dibekali keterampilan pengemasan higienis, perhitungan biaya produksi, penetapan harga jual, serta strategi pemasaran baik secara langsung maupun digital. Tim PIPN UNP turut menyiapkan modul dan panduan praktis yang bisa dijadikan acuan masyarakat saat memproduksi secara mandiri.

Sebelum produk diperkenalkan lebih luas, tim melakukan tahapan uji coba, evaluasi kualitas, dan uji organoleptik yang meliputi warna, aroma, rasa, serta tekstur. Penyempurnaan formulasi dan kemasan juga dilakukan agar produk siap bersaing di pasar.

Diversifikasi Pangan dan Penguatan Identitas Produk Lokal

Anggota tim, Prof. Dr. Ir. Anni Faridah, M.Si., menegaskan bahwa inovasi pengolahan bahan pangan lokal menjadi produk bernilai tambah merupakan langkah strategis membuka peluang usaha baru. "Pengolahan ayam petelur afkir menjadi burger merupakan bentuk diversifikasi pangan, yang dapat meningkatkan nilai tambah bahan lokal sekaligus membuka peluang pengembangan usaha masyarakat," jelasnya.

Aspek desain kemasan dan identitas produk juga menjadi perhatian khusus. Prof. Dr. Yuliarma, M.Ds. berperan mengembangkan desain produk dan kemasan agar tampilan olahan masyarakat lebih menarik dan mampu memperkuat daya saing di pasar.

Sementara itu, Dr. Retnaningtyas Susanti, S.Ant., M.Sc. memberikan penguatan pada pendekatan partisipatif dan pengembangan usaha berbasis potensi lokal. Pendekatan ini dinilai penting agar masyarakat terlibat aktif di setiap tahapan dan mampu melanjutkan usaha setelah program pengabdian selesai.

Kolaborasi Akademisi dan Pemerintah Nagari untuk Keberlanjutan Usaha

Kegiatan ini melibatkan dosen dari berbagai bidang keahlian, termasuk Feri Ferdian, S.ST., M.M., Ph.D., CHE yang mendukung peningkatan kompetensi pengolahan makanan dan higiene, serta Hendri Azwar, S.St., M.Par., Ph.D. yang memperkuat aspek pengembangan produk kuliner lokal, branding, dan strategi pemasaran.

Sejumlah mahasiswa UNP juga turut serta, yakni Abdul Habib Arrasyidi Desky dari program doktor PTK FT UNP, serta Aisha Diva Medina dan Indah Muthia Ayuni dari program magister FPP UNP. Kemitraan dengan pemerintah nagari dikoordinasikan bersama Wali Nagari Taram, Nanang Anwar, S.E.

Program PIPN ini diharapkan tidak berhenti pada pelatihan semata, tetapi menjadi titik awal tumbuhnya usaha olahan pangan mandiri di Nagari Taram yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan.

Follow www.sumbaronline.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks