SIMPANG EMPAT — Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Pasaman Barat bakal menggencarkan sosialisasi sertifikasi halal hingga ke tingkat nagari. Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah yang menegaskan pentingnya percepatan sertifikasi untuk melindungi konsumen dan meningkatkan daya saing produk daerah.
Agusli, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Pasaman Barat, menyampaikan bahwa komitmen percepatan ini bukan sekadar seremonial. Pemerintah provinsi telah menuangkannya secara resmi ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sumatera Barat.
Baru 110 Ribu dari 740 Ribu Pelaku UMKM yang Bersertifikat
Dalam rapat koordinasi tersebut, Gubernur memaparkan data terbaru capaian sertifikasi halal di provinsi itu. Angkanya masih jauh dari total pelaku usaha yang terdaftar.
Baru sekitar 110 ribu sertifikat halal yang diterbitkan untuk produk UMKM dan pelaku usaha. Padahal, jumlah pelaku UMKM di Sumbar mencapai lebih dari 740 ribu pelaku.
Gubernur menegaskan perlunya kolaborasi erat antara kabupaten/kota dengan provinsi agar program ini berjalan masif di daerah. Sumatera Barat bersama Jambi, Riau, dan Kepulauan Riau ditunjuk sebagai wilayah percontohan pelaksanaan program sertifikasi halal nasional.
BPJPH Sebut Sertifikasi Halal Bentuk Perlindungan Konsumen
Rapat koordinasi itu turut dihadiri Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Nasional (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan. Ia memaparkan urgensi percepatan sertifikasi sebagai bentuk perlindungan bagi mayoritas penduduk Muslim Indonesia.
Berdasarkan data terakhir yang disampaikan dalam rapat, jumlah UMKM di Pasaman Barat yang telah memiliki sertifikat halal mencapai 4.455 usaha. Angka ini masih berpeluang besar untuk ditingkatkan mengingat jumlah pelaku UMKM di kabupaten tersebut jauh lebih banyak.
Target Sosialisasi Menyentuh Pelaku Usaha di Nagari
Menindaklanjuti arahan tersebut, Pemkab Pasaman Barat menyiapkan strategi jemput bola. Sosialisasi tidak hanya berhenti di tingkat kecamatan, tetapi menyasar langsung pelaku UMKM di nagari.
"Berdasarkan arahan itu maka kita akan terus berkomitmen mempercepat sertifikasi halal melalui sosialisasi yang terus kita lakukan," ujar Agusli di Simpang Empat, Rabu.
Agusli menambahkan, jajarannya akan berupaya menyosialisasikan sertifikasi halal dengan melibatkan semua pihak sampai ke kecamatan atau nagari. "Kita akan terus berupaya menyosialisasikan sertifikasi halal kepada pelaku UMKM dengan melibatkan semua pihak sampai ke kecamatan atau nagari (desa)," sebutnya.