KOTA SOLOK — Wali Kota Solok, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, SE, MM, menyampaikan sejumlah program prioritas pembangunan yang membutuhkan intervensi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Audiensi yang berlangsung di Istana Gubernur pada Senin (3/8/2026) itu tidak hanya membahas infrastruktur, tetapi juga menyangkut sinergi perencanaan dan skema penganggaran antar-daerah.
Dalam pertemuan tersebut, wali kota tidak datang sendirian. Ia didampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Pariwisata, serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokomp). Kehadiran pimpinan perangkat daerah ini menandakan bahwa pembahasan yang dilakukan menyentuh lintas sektor, dari urusan birokrasi hingga sektor pariwisata dan olahraga.
Dukungan Anggaran untuk Program Prioritas Kota Solok
Wali Kota memaparkan langsung agenda strategis yang dinilai mampu mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Solok. Materi yang dibahas bukan sekadar laporan, melainkan permintaan dukungan konkret dari Pemprov, baik dari sisi perencanaan, sinergi program, maupun penganggaran.
Langkah ini menjadi penting karena sejumlah proyek strategis di daerah kerap membutuhkan pendampingan fiskal dari tingkat provinsi. Dengan adanya audiensi ini, diharapkan tidak ada lagi program yang berjalan sendiri-sendiri antara Pemkot Solok dan Pemprov Sumbar.
Porprov Sumbar 2026: Beban Berat di Pundak Kota Solok
Di luar urusan pembangunan, topik yang tak kalah krusial adalah kesiapan Kota Solok sebagai tuan rumah pembukaan Porprov Sumatera Barat yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober tahun 2026 mendatang. Wali Kota menjadikan momen ini sebagai peluang untuk mendongkrak perekonomian dan pariwisata lokal.
Wali Kota berharap ada dukungan penuh dari Gubernur Sumatera Barat agar pelaksanaan pembukaan ajang olahraga terbesar di provinsi itu dapat berlangsung sukses dan meriah. Ia menilai, event akbar ini bukan hanya soal kompetisi antar-atlet, tetapi juga sarana promosi Kota Solok ke seluruh kabupaten dan kota di Sumbar.
Audiensi tersebut ditutup dengan semangat kolaborasi yang kuat. Pemerintah Kota Solok dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sepakat untuk memperkuat koordinasi dalam menyukseskan penyelenggaraan Porprov serta memastikan program pembangunan daerah berjalan seirama.
Langkah diplomasi ke tingkat provinsi ini menjadi sinyal positif bagi warga Solok, bahwa persiapan menuju Porprov dan pemerataan pembangunan tidak dilakukan sendirian, melainkan dengan dukungan penuh dari Gubernur Sumbar.