PARIAMAN — Sebanyak 10 pohon tumbang tersebar di sejumlah titik di Kota Pariaman, Sumatera Barat, akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda sejak siang hingga sore tadi. Pohon-pohon tersebut tidak hanya menutup akses jalan, tetapi juga menimpa rumah warga, mobil yang terparkir, hingga pondok rumah makan di kawasan wisata.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Pariaman, Ferry Ferdian Bagindo Putra, menyebutkan satu pohon tumbang menimpa mobil yang sedang terparkir di kawasan wisata dan mengenai pondok rumah makan di lokasi tersebut. Sementara itu, tiga pohon lainnya merusak bangunan rumah warga.
Dua Titik Pohon Tumbang di Kawasan Wisata, Akses Jalan Sempat Terganggu
Menurut Ferry, pohon tumbang di kawasan objek wisata terjadi di dua lokasi berbeda. Sisanya menimpa badan jalan, sehingga sempat menghambat arus lalu lintas dan aktivitas warga di sekitar lokasi kejadian.
Tim gabungan dari BPBD Kota Pariaman langsung diterjunkan untuk membersihkan material pohon yang tumbang. "Tim kami langsung membersihkan material pohon tumbang agar akses transportasi dan aktivitas warga dapat kembali normal," ujar Ferry di Pariaman, Senin.
Kerusakan Rumah dan Fasilitas Umum, Dipastikan Tidak Ada Korban Jiwa
Meskipun sejumlah pohon tumbang menimpa rumah dan fasilitas umum, hingga pukul 18.30 WIB BPBD Kota Pariaman tidak menerima laporan adanya korban jiwa dalam seluruh rangkaian kejadian tersebut. Kerugian materiil masih dalam pendataan petugas di lapangan.
Ferry menambahkan, cuaca ekstrem yang ditandai hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. Kondisi ini meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor di wilayah tersebut.
Imbauan BPBD: Warga Diminta Waspada dan Hindari Berteduh di Bawah Pohon Besar
Menghadapi potensi cuaca buruk yang masih berlanjut, BPBD Kota Pariaman mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan rawan bencana. "Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada karena cuaca ekstrem diperkirakan masih terjadi dalam beberapa hari ke depan," katanya.
Masyarakat juga diminta mengurangi aktivitas di bawah pohon besar saat terjadi hujan lebat dan angin kencang guna mengantisipasi risiko yang dapat ditimbulkan oleh cuaca ekstrem tersebut. BPBD Kota Pariaman terus bersiaga dan melakukan pemantauan terhadap potensi bencana untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kejadian serupa.