Pencarian

Puskesmas Lubuktarok di Sijunjung Kini Punya Inovasi JARI SAKTI, Warga Nilai Pelayanan Mulai Membaik Meski Masih Kekurangan Dokter

Rabu, 15 Juli 2026 • 16:12:31 WIB
Puskesmas Lubuktarok di Sijunjung Kini Punya Inovasi JARI SAKTI, Warga Nilai Pelayanan Mulai Membaik Meski Masih Kekurangan Dokter
Petugas Puskesmas Lubuktarok di Sijunjung melayani pasien di loket pendaftaran yang telah tertata rapi.

SIJUNJUNG — Warga yang datang berobat ke Puskesmas Lubuktarok, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, mulai merasakan perubahan nyata dalam sistem pelayanan. Mulai dari pengambilan nomor antrean, loket kasir, hingga apotek disebut sudah tertata rapi dan tidak lagi semrawut seperti sebelumnya.

Salah seorang pasien, Iyus (55), mengaku puas dengan pelayanan yang ada. Menurutnya, tenaga medis di puskesmas tersebut sudah lengkap, mulai dari dokter, dokter gigi, bidan, perawat, petugas laboratorium, hingga tenaga gizi.

"Pelayanan kesehatan di Puskesmas memang tidak selengkap di rumah sakit besar. Namun pasien tetap bisa mendapatkan perawatan yang memadai," kata Iyus kepada Jurnal Sumbar, Rabu (15/7/2026).

Inovasi JARI SAKTI untuk Tekan Kasus TBC

Salah satu program unggulan yang kini dijalankan Puskesmas Lubuktarok adalah JARI SAKTI, akronim dari "Jaring Periksa dan Obati Penderita TBC Sampai Sembuh". Inovasi ini menjadi bagian dari upaya puskesmas meningkatkan cakupan dan keberhasilan pengobatan Tuberkulosis di wilayah kerjanya.

Puskesmas Lubuktarok juga kini memiliki ruang rawat inap dan ruang persalinan yang ditangani tenaga terampil. Dengan statusnya sebagai Puskesmas Integrasi Layanan Primer (ILP), layanan yang ditawarkan mencakup konseling, kesehatan ibu dan anak, imunisasi, gizi, pembinaan posyandu, hingga pencegahan penyakit menular dan tidak menular.

Apresiasi Forum Pelayanan Publik

Ketua Forum Pelayanan Publik (F. Yanlik) Kabupaten Sijunjung, Saptarius, mengapresiasi langkah perbaikan yang dilakukan petugas Puskesmas Lubuktarok. Ia menilai puskesmas sebagai ujung tombak pembangunan kesehatan di tingkat kecamatan harus terus didorong memberikan pelayanan terbaik.

"Saya berharap pelayanan baik ini bukan hanya ada di Puskesmas Lubuktarok saja, tapi di semua puskesmas yang ada di Kabupaten Sijunjung," ujar Saptarius yang juga Pemred Jurnal Sumbar itu.

Masih Butuh Dokter Umum dan Fisioterapis

Kepala Puskesmas Lubuktarok, Gusnidar, S.ST., mengakui pihaknya masih membutuhkan tambahan tenaga dokter umum dan fisioterapis. Saat ini, total 87 staf yang terdiri dari PNS, PPPK, tenaga paruh waktu, dan magang bekerja di puskesmas tersebut.

"Sesuai jumlah penduduk, Puskesmas Lubuktarok butuh satu dokter umum lagi dan tenaga fisioterapi," kata Gusnidar.

Ia bertekad terus meningkatkan kualitas pelayanan dan membuka ruang kritik dari masyarakat. "Jika ada pelayanan petugas kami kurang baik maka sampaikanlah pada kami. Kalau pelayanan kami bagus, maka sampaikanlah pada masyarakat lainnya," ucapnya.

Follow www.sumbaronline.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jurnalsumbar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks