SUMATERA BARAT — PT Kawasaki Motor Indonesia resmi memperkenalkan Brusky 125 pada Selasa (16/4) di Jakarta. Model ini menjadi skutik pertama yang diproduksi dan dipasarkan secara resmi oleh Kawasaki untuk pasar Tanah Air. Dengan banderol Rp 26 jutaan, Brusky 125 langsung bersaing di segmen entry-level yang selama ini didominasi Honda Vario 125 dan Yamaha Mio.
Desain Mirip Vario, Mesin 125cc untuk Harian
Secara tampang, Brusky 125 memang punya garis desain yang mengingatkan pada Honda Vario. Lampu depan LED proyektor dan bodi ramping jadi ciri khas yang langsung tertangkap mata. Tapi Kawasaki memberikan sentuhan khas lewat grafis agresif dan pelek palang lima yang lebih sporty.
Mesinnya 125cc, 4-tak, SOHC, berpendingin udara. Tenaga puncak mencapai 9,5 PS pada 7.500 rpm dan torsi 9,5 Nm di 5.500 rpm. Angka ini cukup standar untuk skutik harian, setara dengan kompetitor di kelasnya. Transmisi CVT otomatis jadi andalan untuk kemudahan berkendara di perkotaan.
Satu Varian, Fitur Fungsional Tanpa ABS
Kawasaki hanya menyediakan satu varian Brusky 125 tanpa opsi ABS. Remnya masih kombinasi cakram depan dan tromol belakang. Fitur lain meliputi speedometer digital, bagasi bawah jok yang cukup luas, serta side stand switch sebagai fitur keselamatan standar.
Pilihan warna yang ditawarkan antara lain Hijau Metalik, Hitam Metalik, dan Putih Metalik. Ketiganya sudah bisa dipesan di dealer Kawasaki terdekat mulai hari ini.
Harga Rp 26 Jutaan, Apa yang Kurang?
Dengan harga Rp 26,5 juta on the road Jakarta, Brusky 125 berada di kisaran yang sama dengan Honda Vario 125 CBS (Rp 25,8 juta) dan Yamaha Mio M3 (Rp 22,5 juta). Namun, Brusky tidak dibekali fitur seperti answer back system, stop-start, atau kunci keyless yang sudah umum di kompetitor. Kawasaki memilih fokus pada durabilitas mesin dan desain yang lebih maskulin.
Bagi konsumen yang mencari skutik pertama dengan tampang beda dan brand image Kawasaki, Brusky 125 bisa jadi pilihan. Tapi soal fitur dan efisiensi bahan bakar, masih harus dibuktikan lewat pengujian langsung. Kawasaki mengklaim konsumsi BBM mencapai 45 km/liter dalam kondisi ideal.
Ketersediaan dan Target Pasar
Motor ini sudah mulai dipajang di dealer utama Jakarta, Surabaya, dan Bandung. Kawasaki menargetkan penjualan 1.000 unit per bulan, dengan sasaran utama pengguna muda dan pekerja kantoran yang ingin skutik dengan citra berbeda. Untuk pemesanan, konsumen sudah bisa melakukan inden dengan DP mulai Rp 5 juta.