Pencarian

Gagal Beli Saham SpaceX IPO, Aplikasi Robinhood Error karena "Traffic Pecah Rekor"

Sabtu, 13 Juni 2026 • 11:22:01 WIB
Gagal Beli Saham SpaceX IPO, Aplikasi Robinhood Error karena
Investor antusias beli saham SpaceX di Robinhood mengalami gangguan aplikasi pada hari pertama IPO.

SUMATERA BARAT — Bursa saham sekunder untuk SpaceX akhirnya resmi dibuka. Namun, euforia investor ritel yang ingin membeli saham perusahaan antariksa milik Elon Musk itu harus berhadapan dengan aplikasi yang tiba-tiba ngadat. Robinhood, platform trading yang jadi andalan banyak investor muda, mengakui ada masalah teknis di hari pertama perdagangan SPCX.

Gangguan Terjadi di Menit-Menit Awal Perdagangan

Laporan gangguan mulai mencuat sejak Jumat pagi waktu AS. Downdetector mencatat lonjakan laporan error hingga lebih dari 5.500 laporan dalam waktu singkat. Di forum Reddit r/raceto10million, banyak pengguna mengeluh tidak bisa mengakses aplikasi sama sekali. Beberapa yang beruntung mengaku sempat berhasil memasukkan order SPCX sebelum aplikasi akhirnya crash.

Di platform X, akun bantuan resmi Robinhood mengonfirmasi kejadian ini. "Robinhood mencatat traffic pecah rekor hari ini. Akibatnya, sebagian pelanggan mengalami latency dan gangguan intermiten," tulis @AskRobinhood. Pihaknya mengklaim sistem utama sudah pulih dan terus dipantau.

Bukan Kejadian Pertama, Pola Gangguan Berulang

Ini bukan pertama kalinya Robinhood tumbang di momen besar. Pada 2021, platform ini juga mengalami gangguan teknis parah saat gelombang meme stock GameStop dan AMC meledak. Laporan Kongres AS saat itu mengungkap bahwa eksekutif dan staf Robinhood kewalahan menangani lonjakan volume trading dan banjir pengguna baru secara mendadak.

Pola yang sama kini terulang. SpaceX IPO memang salah satu momen yang paling dinantikan investor ritel — perusahaan bernilai lebih dari USD 200 miliar yang sebelumnya hanya bisa diakses oleh institusi dan investor akreditasi. Antusiasme itu terbukti membanjiri server Robinhood di hari pertama listing.

Dampak ke Pengguna dan Respons Perusahaan

Hingga berita ini ditulis, beberapa pengguna di kolom balasan X masih melaporkan kendala akses. Robinhood belum memberikan pernyataan lebih lanjut terkait durasi pemulihan penuh atau kompensasi bagi pengguna yang gagal mengeksekusi order.

Bagi investor Indonesia yang menggunakan jasa broker internasional seperti Robinhood, kejadian ini jadi pengingat penting: momen high-profile seperti IPO perusahaan teknologi raksasa bisa memicu overload server. Tidak ada jaminan order akan tereksekusi di harga yang diinginkan saat aplikasi sedang tidak stabil.

Belum ada informasi apakah gangguan ini berdampak pada proses settlement atau order yang sudah masuk sebelum sistem error. Pengguna disarankan memeriksa status order secara berkala dan menyimpan bukti transaksi sebagai antisipasi.

Bagikan
Sumber: engadget.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks