Pencarian

BPDP Buka Beasiswa Sawit 2026 untuk 5.000 Mahasiswa, Kuota Terbesar Sepanjang Sejarah

Rabu, 03 Juni 2026 • 09:52:01 WIB
BPDP Buka Beasiswa Sawit 2026 untuk 5.000 Mahasiswa, Kuota Terbesar Sepanjang Sejarah
BPDP membuka beasiswa sawit 2026 dengan kuota 5.000 mahasiswa, terbesar sepanjang sejarah.

JAKARTA — Seorang anak buruh tani di perkebunan sawit di Riau kini punya peluang lebih besar untuk kuliah gratis. Pemerintah melalui BPDP menambah 1.000 kursi beasiswa dibanding tahun lalu, membuka akses pendidikan tinggi bagi lebih banyak keluarga yang menggantungkan hidup pada komoditas strategis nasional ini.

Bukan Sekadar Beasiswa Biasa

Program ini bukan bantuan satu musim. Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP, Mohammad Alfansyah, menegaskan komitmen jangka panjang saat temu media di Jakarta, Selasa (2/6/2026).

“Selama BPDP berdiri, Program Beasiswa SDM Sawit akan tetap ada. Tahun ini BPDP meningkatkan kuota penerima Beasiswa SDM Sawit menjadi 5.000 orang,” ujar Alfansyah.

Ia menyebut peningkatan ini sebagai bentuk keseriusan pemerintah menyiapkan generasi muda yang akan menjadi penggerak industri sawit di masa depan. Sejak 2016 hingga 2025, program ini telah mendistribusikan manfaat kepada total 13.265 mahasiswa dari seluruh daerah produsen.

Kuliah Gratis, Prioritas untuk Anak Pekebun dan Buruh

Beasiswa ini mencakup pembiayaan penuh untuk jenjang Diploma Perkebunan (vokasi) maupun Sarjana (S1). Pemerintah memberikan prioritas utama kepada tiga kategori: keluarga kandung pekebun kelapa sawit, pekerja atau buruh di area perkebunan, dan masyarakat umum yang memiliki keterkaitan fungsional dengan sektor sawit.

Sebanyak 42 lembaga pendidikan tinggi pilihan tersebar di berbagai wilayah siap menerima mahasiswa baru. Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi (CWE) menjadi salah satu mitra utama.

Direktur Politeknik CWE, Ir. St. Nugroho Kristono, M.T., menjamin kurikulum yang disusun sesuai kebutuhan industri modern. “Program Beasiswa SDM Sawit menjadi instrumen penting untuk menyiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi akademik, keterampilan praktis, dan pemahaman yang kuat terhadap industri perkebunan modern,” kata Nugroho.

Mengapa Sekarang? Tantangan Pasar Global Makin Ketat

Direktur Kelapa Sawit dan Aneka Palma Kementerian Pertanian, Dr. Iim Mucharam, S.P., M.P., memaparkan urgensi di balik pembukaan beasiswa besar-besaran ini. Menurutnya, kelapa sawit merupakan komoditas strategis nasional yang menghadapi persaingan global semakin kompleks.

“Tantangan industri sawit ke depan semakin kompleks, sehingga regenerasi talenta perkebunan harus dipersiapkan sejak sekarang,” jelas Iim.

Ia menambahkan, program ini menjadi langkah strategis mencetak generasi profesional yang mampu meningkatkan produktivitas, inovasi, dan keberlanjutan sektor perkebunan Indonesia. Seluruh berkas persyaratan dan jadwal seleksi dapat diakses publik secara daring mulai 3 Juni 2026.

Bagikan
Sumber: haisawit.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks