Pencarian

Kebakaran Lahan di Pegunungan Malotong Tojo Una-Una Masih Berlangsung, Warga Diminta Waspada

Kamis, 20 Agustus 2026 • 14:10:13 WIB
Kebakaran Lahan di Pegunungan Malotong Tojo Una-Una Masih Berlangsung, Warga Diminta Waspada
Petugas memantau kebakaran lahan di Pegunungan Malotong, Tojo Una-Una, yang masih berlangsung hingga Rabu malam.

SUMATERA BARAT — Kebakaran lahan di pegunungan Malotong, Tojo Una-Una, masih dalam pemantauan ketat petugas hingga Rabu malam. Kobaran api yang pertama kali terlihat oleh warga bernama Imbang sekitar pukul 17.45 Wita itu kini dilaporkan semakin membesar dan merambat ke area perbukitan.

Kapolsek Ampana Kota, AKP Rochmat Ari Purwanto, membenarkan bahwa hingga laporan terakhir, api belum berhasil dipadamkan. Kondisi ini memaksa personel Bhabinkamtibmas berjaga sepanjang malam bersama warga setempat untuk mengantisipasi jika api merambat mendekati permukiman.

Kenapa Api Sulit Dipadamkan?

Medan menjadi kendala utama dalam upaya pemadaman. Lokasi kebakaran berada di area pendakian dan perbukitan yang tidak memiliki akses kendaraan, sehingga satu unit mobil Damkar yang dikerahkan hanya bisa bersiaga di sekitar Permandian Malotong.

"Satu unit kendaraan Damkar masih bersiaga di sekitar Permandian Malotong. Kendaraan belum dapat mendekati titik api karena medan terjal, penerangan terbatas dan tidak terdapat akses kendaraan menuju lokasi," jelas AKP Rochmat dalam keterangannya, Rabu malam.

Situasi gelap tanpa penerangan semakin mempersulit pergerakan petugas. Personel yang dikerahkan, yakni Aipda Dani Radiansyah dan Aipda I Made Ray, bersama warga Kelurahan Malotong, hanya bisa melakukan pemantauan dari titik yang masih dapat dijangkau dengan aman.

Penyebab dan Kerugian Masih Diselidiki

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Petugas juga masih kesulitan memastikan luas lahan yang terbakar karena api terus bergerak meluas di area pegunungan.

"Penyebab kebakaran, luas lahan yang terbakar dan nilai kerugian belum dapat dipastikan. Semuanya masih dalam pemantauan," pungkas AKP Rochmat.

Apa yang Harus Dilakukan Warga Sekitar?

Masyarakat yang tinggal di lereng atau dekat kawasan pegunungan Malotong diminta tetap waspada. Meski titik api masih berjarak, potensi perambatan angin dan material mudah terbakar seperti rumput kering bisa mempercepat meluasnya kebakaran.

Jika api mulai terlihat mendekati area pemukiman, segera hubungi aparat desa atau Polsek Ampana Kota. Jangan mencoba memadamkan api sendirian di area terjal tanpa peralatan yang memadai.

Informasi perkembangan situasi kebakaran lahan ini masih terus dipantau oleh pihak kepolisian dan pemerintah setempat. Pembaruan akan disampaikan jika ada perkembangan signifikan terkait luas lahan terdampak maupun penyebab kebakaran.

Follow www.sumbaronline.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: infotouna.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks