JAKARTA — Warga Sumatera Barat yang berencana menghadiri Upacara Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2026 mendatang kini bisa bersiap. Pemerintah memastikan mekanisme pendaftaran daring untuk memperebutkan 8.100 kursi undangan resmi dibuka mulai 5 Agustus 2026.
Berdasarkan informasi yang diunggah akun Instagram resmi Kementerian Sekretariat Negara, Rabu, pendaftaran dibuka setiap hari selama tiga hari berturut-turut. Calon peserta dapat mengakses laman pandang.istanapresiden.go.id mulai pukul 10.00 WIB.
Syarat Usia dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Pemerintah menetapkan sejumlah persyaratan administrasi yang harus dipenuhi calon peserta. Setiap warga negara Indonesia berusia minimal 12 tahun pada 17 Agustus 2026 berhak mendaftar, dengan catatan tidak membawa balita dan dalam kondisi sehat.
Dokumen yang perlu disiapkan sebelum mengisi formulir daring meliputi:
- KTP elektronik atau Kartu Identitas Anak (KIA)
- Nomor telepon aktif dan alamat surat elektronik (email)
- Swafoto formal terbaru sambil memegang identitas diri
Setiap nomor induk kependudukan (NIK) hanya dapat digunakan untuk satu kali pendaftaran. Setelah formulir diisi dan dokumen diunggah, peserta wajib melakukan konfirmasi melalui tautan yang dikirimkan ke alamat email masing-masing.
Vaksinasi Nasional Masih Jadi Ketentuan
Selain persyaratan administrasi, calon peserta juga harus memenuhi ketentuan vaksinasi nasional yang berlaku. Aturan ini menjadi salah satu poin penting yang ditekankan pemerintah dalam pengumuman resminya.
Peserta yang dinyatakan lolos seleksi selanjutnya dapat mengambil undangan fisik dengan menunjukkan identitas diri. Selain mengikuti jalannya upacara, penerima undangan juga berkesempatan menyaksikan pagelaran seni dan budaya Indonesia yang digelar di kawasan Istana Merdeka.
Kesempatan Kembali Terbuka bagi Masyarakat Umum
Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro sebelumnya menyampaikan bahwa masyarakat kembali mendapat kesempatan menghadiri Upacara Detik-Detik Proklamasi melalui mekanisme pendaftaran yang disiapkan pemerintah. Hal ini menandai kembalinya tradisi mengundang publik secara luas setelah beberapa tahun terakhir penerapan pembatasan.
Bagi warga Sumatera Barat yang berminat, persiapan dokumen dan akses internet yang stabil menjadi kunci utama. Mengingat kuota terbatas dan periode pendaftaran yang singkat, calon peserta disarankan menyiapkan seluruh berkas sebelum hari-H pembukaan.