PADANG — Teknologi anyar bernama anammox ini diklaim mampu mengolah air limbah dengan cara yang berbeda dari metode konvensional. Zulkarnaini, peneliti dari Departemen Teknik Lingkungan Unand, menjadi otak di balik riset ini.
Apa Itu Teknologi Anammox?
Anammox adalah singkatan dari anaerobic ammonium oxidation. Proses ini memanfaatkan bakteri khusus untuk mengurai amonium dalam air limbah tanpa membutuhkan banyak oksigen. Hasilnya, pengolahan limbah bisa lebih hemat energi dan mengurangi produksi lumpur berlebih.
Zulkarnaini menjelaskan bahwa teknologi ini sudah diuji coba di laboratorium. "Hasilnya menunjukkan efisiensi penghilangan nitrogen yang tinggi," katanya.
Perbedaan dengan Metode Pengolahan Limbah Lama
Metode konvensional biasanya memerlukan pasokan oksigen besar-besaran untuk mengurai polutan. Anammox menawarkan solusi yang lebih sederhana. Proses biologis ini bekerja secara alami, sehingga biaya operasional bisa ditekan.
Inovasi ini lahir dari kebutuhan akan sistem pengolahan limbah yang lebih berkelanjutan di Sumatera Barat. Selama ini, limbah cair dari industri dan domestik masih menjadi persoalan di sejumlah daerah.
Dampak bagi Lingkungan di Sumbar
Jika diterapkan secara luas, teknologi anammox bisa menjadi jawaban untuk menekan pencemaran sungai dan danau. Limbah yang mengandung nitrogen tinggi sering memicu pertumbuhan alga liar yang merusak ekosistem air.
Peneliti Unand ini berharap risetnya bisa segera diadopsi oleh industri atau pemerintah daerah. "Kami siap untuk tahap uji coba skala pilot di lapangan," ujar Zulkarnaini.
Inovasi ini menjadi salah satu bukti kontribusi perguruan tinggi di Sumatera Barat dalam menjawab persoalan lingkungan. Teknologi anammox menawarkan harapan baru untuk pengelolaan air limbah yang lebih efisien dan ramah lingkungan.