Pencarian

Polisi Ungkap Penimbunan Biosolar di Padang, Antrean Panjang Truk dan Mobil di SPBU Jadi Pemicu Penggerebekan

Selasa, 02 Juni 2026 • 13:32:30 WIB
Polisi Ungkap Penimbunan Biosolar di Padang, Antrean Panjang Truk dan Mobil di SPBU Jadi Pemicu Penggerebekan
Polisi menggerebek lokasi penimbunan biosolar di Padang setelah menerima laporan kelangkaan BBM bersubsidi.

PADANG — Aksi penimbunan biosolar yang meresahkan warga dan para sopir akhirnya dibongkar aparat kepolisian. Penggerebekan dilakukan di sebuah lokasi di kawasan Padang setelah petugas menerima laporan soal kelangkaan BBM bersubsidi yang kerap terjadi di beberapa SPBU.

Modus Penimbunan: Biosolar Ditampung, Lalu Dijual Kembali

Dari hasil penyelidikan sementara, pelaku menampung biosolar yang dibeli dari sejumlah SPBU menggunakan jeriken dan tangki modifikasi. Solar tersebut kemudian dijual kembali dengan harga lebih tinggi ke industri atau pengusaha tambang kecil yang tidak berhak mendapatkannya.

“Kami masih mendalami jaringan dan siapa saja yang terlibat dalam praktik ini,” ujar pihak kepolisian setempat. Aktivitas ini dinilai merugikan negara dan menyulitkan masyarakat yang berhak atas subsidi BBM.

Barang Bukti yang Diamankan Polisi

Dalam penggerebekan tersebut, polisi menyita puluhan jeriken berisi biosolar dan satu unit mobil tangki yang digunakan untuk mengangkut BBM ilegal. Belum ada keterangan resmi mengenai jumlah pasti tersangka yang ditahan.

Kapolres setempat menyebutkan bahwa praktik penimbunan ini sudah berlangsung selama beberapa pekan terakhir. Pihaknya kini tengah memburu pemilik jaringan distribusi ilegal tersebut.

Apa Dampak Penimbunan Biosolar bagi Warga Padang?

Penimbunan biosolar menyebabkan kelangkaan BBM bersubsidi di sejumlah SPBU. Para sopir truk dan angkutan umum harus mengantre berjam-jam, bahkan tak jarang pulang dengan tangan kosong karena stok habis diborong pelaku.

Akibatnya, harga jasa angkutan di beberapa titik di Padang sempat merangkak naik. Warga pun mengeluhkan sulitnya mendapatkan solar untuk kebutuhan sehari-hari.

Langkah Selanjutnya: Pengejaran Jaringan dan Pengawasan SPBU Diperketat

Polisi memastikan akan terus mengembangkan kasus ini. Pengawasan terhadap distribusi biosolar di SPBU-SPBU di Padang dan sekitarnya juga akan diperketat untuk mencegah praktik serupa terulang.

“Kami imbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan indikasi penimbunan BBM di lingkungannya,” tegas pihak kepolisian. Penindakan ini diharapkan bisa mengembalikan kelancaran pasokan biosolar bagi warga yang berhak.

Siapa yang Paling Terdampak Praktik Penimbunan Ini?

Para sopir angkutan umum dan truk logistik menjadi pihak yang paling dirugikan. Mereka harus merogoh kocek lebih dalam untuk membeli solar dari pengecer ilegal atau menghabiskan waktu berjam-jam mengantre di SPBU.

Selain itu, masyarakat umum yang menggunakan kendaraan diesel juga ikut merasakan dampaknya. Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah untuk menstabilkan pasokan BBM bersubsidi di wilayah tersebut.

Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks