Karolina Muchova Selamatkan Match Point, Kalahkan Coco Gauff di Tie-Break Epik untuk Capai Final Wimbledon

Penulis: Zulkifli Arief  •  Jumat, 10 Juli 2026 | 01:41:31 WIB
Karolina Muchova menyelamatkan match point dan menang dramatis atas Coco Gauff di Wimbledon.

SUMATERA BARAT — Partai sengit selama dua jam 35 menit di bawah terik matahari London itu menyajikan drama berlapis. Muchova, yang tampil dominan di set pertama, harus merelakan set kedua setelah Gauff bangkit dengan agresivitas tinggi. Set ketiga berjalan ketat tanpa satu pun break point dikonversi, hingga akhirnya pemenang ditentukan lewat tie-break yang menegangkan.

Gauff Gagal Manfaatkan Peluang Emas di Tie-Break

Gauff sempat tertinggal 1-4 di tie-break, namun berhasil menyamakan skor menjadi 6-6. Ia bahkan mendapat match point saat unggul 7-6 dan berada dalam posisi servis. Namun, forehand sederhana Gauff justru menyangkut di net tape, membuat peluang emas itu sirna.

Muchova juga gagal mengonversi match point pertamanya setelah terpeleset saat memukul bola. Namun, pada kesempatan kedua, ia tampil tenang dan memaksa Gauff melakukan kesalahan dengan mengirim forehand rendah ke net. Muchova langsung menutup wajahnya dengan handuk setelah meraih kemenangan.

Perjalanan Berliku dari Cedera ke Final Grand Slam

Bagi Muchova, ini adalah final Grand Slam kedua dalam kariernya setelah tampil di Prancis Terbuka 2023. Namun, perjalanannya tidak mudah. Pemain berusia 29 tahun itu harus absen hampir 10 bulan sejak September 2023 akibat cedera pergelangan tangan. Kini, ia sukses mengalahkan tiga mantan juara Grand Slam dalam dua pekan di Wimbledon.

"Ini sangat menegangkan. Saya bahkan tidak tahu apa yang saya katakan, saya gemetar dan mencoba mencerna semuanya," ujar Muchova usai laga. "Jujur, ini pertarungan besar. Sebuah rollercoaster—match point lalu justru berada dalam posisi match point down. Anda tidak punya waktu untuk berpikir."

Final Sesama Czech: Noskova Jadi Lawan di Partai Puncak

Muchova akan berhadapan dengan rekan senegaranya, Linda Noskova, di final. Unggulan kesembilan itu mengalahkan Marta Kostyuk 6-4, 6-4 untuk mencapai final Grand Slam pertamanya. Noskova, yang baru berusia 21 tahun, menjadi semifinalis termuda di Wimbledon sejak Jelena Ostapenko pada 2018.

Ini adalah pertama kalinya dua pemain dari negara yang sama bertemu di final Wimbledon sejak Serena dan Venus Williams pada 2009. Terakhir kali dua perempuan dari satu negara bertarung di final Grand Slam adalah saat Sloane Stephens mengalahkan Madison Keys di AS Terbuka 2017. Noskova dipastikan masuk ke dalam 10 besar dunia usai turnamen ini, terlepas dari hasil final Sabtu nanti.

Reporter: Zulkifli Arief
Sumber: bbc.co.uk This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top