SUMATERA BARAT — Pertandingan yang digelar Rabu (17/6) itu menjadi saksi pencapaian monumental sang bintang. Mbappe tidak hanya membawa timnya meraih tiga poin, tetapi juga menumbangkan rekor yang dipegang Raja Pele. Usai laga, pemain berusia 27 tahun itu tak bisa menyembunyikan rasa bangganya.
Pele Tersalip di Laga Lawan Senegal
“Saya senang bisa menorehkan sejarah,” ujar Mbappe dalam wawancara singkat seusai pertandingan. Ia menjadi pemain termuda yang memecahkan rekor spesifik milik Pele di ajang Piala Dunia — sebuah pencapaian yang melambungkan namanya setara legenda hidup sepak bola dunia.
Prancis tampil dominan sejak awal. Gol-gol dari para penggawa Les Bleus memastikan kemenangan nyaman atas Senegal yang sempat memberikan perlawanan sengit di babak pertama. Namun, momen yang paling menyita perhatian bukanlah skor akhir, melainkan torehan individu Mbappe.
Rekor yang Makin Mengukuhkan Status Legenda
Pencapaian ini menjadi puncak dari performa konsisten Mbappe di pentas Piala Dunia. Sejak debutnya pada 2018, ia terus menunjukkan ketajaman dan pengaruh besar di lini depan timnas. Rekor Pele yang bertahan puluhan tahun akhirnya runtuh di tangan pemain yang kini menjadi andalan utama Prancis.
Dengan hasil ini, Prancis untuk sementara memuncaki klasemen Grup I. Mereka mengoleksi tiga poin dan unggul selisih gol atas pesaing terdekat. Langkah Mbappe dan kawan-kawan menuju babak selanjutnya pun semakin terbuka lebar.
Langkah Berikutnya untuk Les Bleus
Timnas Prancis masih menyisakan dua laga penyisihan grup. Dukungan penuh dari publik sepak bola Prancis jelas akan mengalir deras, terutama setelah melihat performa gemilang Mbappe. Jika konsisten, bukan tidak mungkin ia akan memecahkan lebih banyak rekor sebelum turnamen usai.
Bagi Mbappe pribadi, rekor ini menjadi motivasi ekstra. “Ini adalah kehormatan besar,” tambahnya. “Tapi yang terpenting adalah tim terus menang dan kami bisa membawa pulang trofi lagi.”