PWI Sumbar Somasi Penyelenggara Sumbar Summit Teacher 2026, Logo dan Nama Organisasi Dipasang Tanpa Izin

Penulis: Faisal Hasbi  •  Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:01:31 WIB
PWI Sumbar menyampaikan somasi kepada penyelenggara Sumbar Summit Teacher 2026 atas pencantuman logo dan nama organisasi tanpa izin.

PADANG — Penggunaan logo dan nama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat pada kegiatan Sumbar Summit Teacher 2026 berbuntut panjang. Organisasi profesi wartawan itu melayangkan somasi kepada penyelenggara karena pencantuman identitas dilakukan tanpa persetujuan pengurus.

Ketua PWI Sumbar, Widya Navies, menegaskan pihaknya tidak terlibat sebagai peserta maupun penyelenggara dalam acara yang digelar di Padang pada 13-14 Agustus 2026 itu. Somasi resmi telah disampaikan kepada Founder Indonesia Inspiring Teacher/Promotor Sumbar Summit Teacher 2026, Herdinalsky.

Kronologi Pencantuman Logo: Penawaran Kerja Sama yang Tidak Ada Tindak Lanjut

Widya menjelaskan, panitia sempat mendatangi Kantor PWI Sumbar beberapa hari sebelum acara. Mereka mengajukan penawaran kerja sama, tetapi tidak pernah menyerahkan draf perjanjian apa pun.

"Saat itu, PWI Sumbar menyampaikan, menolak tawaran kerja sama," kata Widya melalui siaran pers, Sabtu (22/8).

Penolakan tersebut tidak menghentikan penggunaan identitas PWI. Saat acara berlangsung, logo dan merek PWI masih terpampang pada flyer yang tersebar di ruang tunggu zoom.

Ditemukan Sertifikat dengan Nama Ketua PWI Sumbar

Persoalan tidak berhenti pada logo. PWI Sumbar juga menemukan sertifikat kegiatan yang di bagian bawahnya tertulis "Mengetahui: Ketua PWI Sumbar Widya Navies" beserta Kadis Pendidikan Sumatera Selatan Habibul Fuadi. Sertifikat tersebut tidak dilengkapi tanda tangan pemilik acara.

PWI Sumbar menilai penggunaan nama dan identitas resmi organisasi tanpa izin merupakan persoalan serius. Pencantuman logo yang tidak sah tersebut berpotensi menimbulkan misinterpretasi di tengah publik, khususnya kalangan guru, sekolah, dan instansi pendidikan di Sumatera Barat.

Desakan Pertanggungjawaban dan Sanksi Internal

PWI Sumbar mendesak penyelenggara segera memberikan penjelasan resmi mengenai dasar pencantuman logo tersebut. Penyelenggara juga diminta bertanggung jawab penuh atas penggunaan identitas PWI tanpa izin.

Di internal organisasi, rapat pengurus harian bersama Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Sumbar pada Jumat (21/8) mempertimbangkan pemberian sanksi terhadap anggota atau pengurus yang terlibat dalam kegiatan dimaksud.

"Kami tidak ikut serta, tidak pula bagian dari penyelenggara. PWI Sumbar sudah menyampaikan somasi terkait terpajangnya logo dan nama PWI pada kegiatan tersebut," tegas Widya.

Klarifikasi terbuka ini disampaikan agar publik tidak mengartikan keberadaan logo tersebut sebagai bentuk dukungan resmi dari PWI Sumbar terhadap Sumbar Summit Teacher 2026.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: relasipublik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top