4 Fakta Berburu Durian di Kebun Sumatera Barat, Cara Mendapatkannya Tanpa Memanjat Pohon

Penulis: Hafizh Ramadhan  •  Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:59:01 WIB
Durian yang telah matang jatuh dari pohonnya menunggu dipungut warga di kebun Sumatera Barat.

PADANG — Tradisi berburu durian di kebun menjadi salah satu pengalaman wisata yang ditawarkan di Sumatera Barat, khususnya setelah musim panen kayu manis berakhir. Aktivitas ini menggabungkan petualangan menyusuri kebun dengan menikmati buah durian yang jatuh alami dari pohonnya.

Berbeda dengan kebiasaan umum yang memanjat pohon untuk mengambil buah, durian di kebun Sumatera Barat justru dipanen dengan cara menunggu buah matang jatuh sendiri. Cara ini dianggap lebih aman dan memastikan durian yang didapat benar-benar dalam kondisi matang sempurna.

Mengapa Durian Jatuh Sendiri dari Pohonnya?

Durian yang matang memiliki tangkai yang secara alami akan lepas dari batang pohon. Proses ini biasanya terjadi pada malam hari atau dini hari saat buah mencapai tingkat kematangan puncak.

Warga setempat sudah hafal pola jatuhnya durian. Mereka biasanya datang ke kebun pada pagi hari untuk memungut durian-durian yang telah jatuh semalaman, sehingga buah yang didapat masih segar dan belum terkontaminasi.

Berburu Durian Setelah Panen Kayu Manis

Rangkaian kegiatan ini biasanya dilakukan setelah para peserta menyelesaikan panen kayu manis di kebun. Durian berfungsi sebagai camilan pengisi tenaga setelah bekerja keras memanen rempah khas Sumatera Barat tersebut.

Suasana kebun yang asri dengan udara pegunungan yang sejuk menambah kenikmatan saat menikmati durian. Aktivitas ini pun menjadi momen kebersamaan antara warga setempat dan para pendatang yang ikut serta dalam petualangan tersebut.

Pengalaman Wisata yang Berbeda dari Biasanya

Berburu durian di kebun menawarkan pengalaman yang jauh berbeda dibandingkan membeli durian di pasar atau toko buah. Pengunjung bisa merasakan sensasi berjalan menyusuri kebun, mencari buah yang jatuh, hingga membuka durian langsung di lokasi.

Kegiatan ini juga menjadi daya tarik tersendiri dalam paket wisata agro di Sumatera Barat. Wisatawan tidak hanya diajak menikmati hasil kebun, tetapi juga belajar tentang proses budidaya tanaman kayu manis dan durian secara langsung dari petani setempat.

Durian Sumatera Barat: Cita Rasa yang Khas

Durian yang tumbuh di kebun Sumatera Barat dikenal memiliki cita rasa yang manis dan tekstur daging buah yang tebal. Kondisi tanah vulkanik dan iklim tropis di daerah ini menghasilkan durian dengan kualitas yang tidak kalah dengan durian dari daerah lain di Indonesia.

Bagi para pecinta durian, momen berburu durian di kebun ini menjadi kesempatan untuk menikmati buah yang benar-benar segar, langsung dipetik dari pohonnya pada hari yang sama. Aroma khas durian yang menyengat justru menjadi penanda bahwa buah tersebut siap untuk dinikmati.

Kegiatan berburu durian di kebun ini biasanya berlangsung pada musim durian, yang bertepatan dengan akhir tahun hingga awal tahun. Waktu tersebut menjadi momen yang paling dinantikan oleh warga dan wisatawan yang ingin merasakan pengalaman berpetualang sambil menikmati kekayaan alam Sumatera Barat.

Reporter: Hafizh Ramadhan
Sumber: 20.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top