PAYAKUMBUH — Rangkaian menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Payakumbuh diisi dengan aksi yang menyasar keselamatan pengguna jalan. PT Jasa Raharja (Persero) Sumatera Barat bersama Satlantas Polres Payakumbuh membagikan helm gratis dan bendera Merah Putih kepada pengendara yang melintas di depan Pos Satlantas, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan ini tidak sekadar seremonial. Petugas di lapangan juga menyampaikan imbauan langsung kepada pengendara agar selalu memakai helm berstandar nasional Indonesia (SNI), menaati rambu lalu lintas, dan tidak menggunakan ponsel saat berkendara.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Sumatera Barat, Teguh Afrianto, mengatakan momen kemerdekaan dipilih untuk menyampaikan dua pesan sekaligus. Pertama, semangat kebangsaan melalui pembagian bendera Merah Putih. Kedua, budaya berkendara yang aman lewat pemberian helm.
"Momentum kemerdekaan kita manfaatkan untuk menyampaikan dua pesan sekaligus, yaitu semangat kebangsaan dan keselamatan berlalu lintas. Helm bukan sekadar perlengkapan berkendara, tetapi pelindung yang sangat penting ketika terjadi kecelakaan. Sementara bendera Merah Putih menjadi simbol semangat kita sebagai bangsa Indonesia," ujar Teguh.
Teguh menilai penyampaian pesan keselamatan akan lebih membekas jika dilakukan secara langsung dan dekat dengan masyarakat. Ia mencontohkan, pengendara yang kedapatan tidak memakai helm bisa langsung diingatkan di tempat, bukan hanya mendengar imbauan dari kejauhan.
"Kami ingin mengingatkan masyarakat bahwa merayakan kemerdekaan juga bisa diwujudkan dengan hal-hal sederhana, salah satunya dengan menjadi pengguna jalan yang tertib dan mengutamakan keselamatan. Jangan sampai semangat merayakan kemerdekaan justru diwarnai kecelakaan lalu lintas," katanya.
Kolaborasi antara Jasa Raharja dan Satlantas Polres Payakumbuh ini merupakan bagian dari upaya pencegahan kecelakaan yang berkelanjutan. Teguh menambahkan, sinergi dengan Kepolisian dan pemangku kepentingan lain akan terus diperluas ke depan.
"Harapan kami sederhana, masyarakat bisa pulang ke rumah dengan selamat. Karena kemerdekaan yang sesungguhnya juga berarti setiap orang memiliki kesempatan untuk menjalani aktivitas, bekerja, berkumpul bersama keluarga, dan kembali ke rumah dengan aman," tutup Teguh.