SUMATERA BARAT — Bermain di hadapan pendukung sendiri, Serdadu Tridatu justru tertinggal lebih dulu lewat gol Jungbin Park pada menit ke-18. Rahmat Arjuna Reski sempat menyamakan kedudukan lima menit berselang, namun Gonzalo di Renzo memastikan kemenangan Sabah FC lewat golnya di masa injury time babak pertama (45+1).
Laga ini menjadi ujian pertama yang sesungguhnya bagi skuad asuhan Johnny Jansen di pramusim. Ritme permainan cepat yang diperagakan tim berjuluk Sang Badak itu menjadi pembeda di lapangan.
Pelatih asal Belanda itu tidak menutup mata terhadap celah di lini belakang. Ia menilai para pemain, termasuk Joao Ferrari Cs, kerap kehilangan konsentrasi saat menghadapi skema serangan balik cepat lawan.
"Ada momen tertentu saat bertahan, kami harus tampil lebih baik. Jika harus berduel merebut bola, pemain harus benar-benar melakukannya dan bukan hanya sekadar melihat. Itulah langkah perbaikan yang wajib dilakukan," tegas Johnny Jansen selepas pertandingan.
Selain organisasi pertahanan, distribusi bola menjadi sorotan utama. Meski menciptakan beberapa peluang emas, Jansen menilai penguasaan bola timnya belum sesuai standar. Ia bahkan menyebut timnya layak mendapatkan hadiah penalti di babak kedua.
"Saya melihat penguasaan bola ada perkembangan, tetapi sekarang belum cukup memuaskan. Itulah gunanya pertandingan pramusim, untuk belajar, berkembang, dan menjadi lebih baik," ujarnya.
"Di babak kedua, kami bisa mengontrol permainan, tetapi kami lupa untuk mencetak gol dan memenangkan pertandingan," tambah pelatih berusia 51 tahun tersebut.
Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi sebelum menghadapi dua lawan berat. Terdekat, Bali United akan berjumpa Persib Bandung di laga kedua turnamen. Jansen mengakui belum mendalami permainan Maung Bandung, tetapi ia mewaspadai kualitas tim juara bertahan Liga 1 tersebut.
"Persib adalah tim yang bagus. Dalam beberapa tahun terakhir, mereka selalu bersaing di papan atas untuk perebutan juara. Ini akan jadi pertandingan yang menarik dan kami akan menikmatinya," tutup Jansen.
Setelah laga melawan Persib, intensitas latihan akan ditingkatkan. Target utamanya jelas: mematangkan skuad sebelum menghadapi PSS Sleman pada laga pembuka BRI Super League 2026/2027 di kandang sendiri.