PESISIR SELATAN — Puluhan kabel listrik milik PT PLN yang tampak semrawut dan menjuntai hingga menyentuh permukaan tanah ditemukan di sepanjang Jalan Painan Timur menuju kawasan Timbulun, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan. Kondisi ini tak hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengguna jalan dan warga sekitar.
Temuan ini diungkapkan oleh akademisi Universitas Dharmas Indonesia (Undhari), Prof. Dr. Rodi Chandra. Ia menyebutkan, kabel-kabel tersebut terlihat melintang di badan jalan dan berada di sejumlah fasilitas umum.
Prof. Rodi Chandra menegaskan, kabel yang menjuntai hingga ke tanah sangat berbahaya. Risiko terbesar adalah warga dapat tersengat aliran listrik, terutama jika isolasi kabel terbuka akibat gesekan atau faktor alam.
Selain itu, potensi korsleting listrik juga mengancam keselamatan permukiman warga yang berada di sekitar lokasi.
“Ini membahayakan masyarakat. Bisa menyebabkan orang meninggal akibat tersengat aliran listrik jika kabel ini terbuka karena kondisi alam. Bahkan, bisa menimbulkan kebakaran satu kampung,” ujarnya kepada awak media, baru-baru ini.
Menurut Prof. Rodi, masyarakat setempat sebenarnya telah berkali-kali melaporkan kondisi kabel yang membahayakan ini kepada pihak PT PLN. Namun, hingga kini laporan tersebut tidak kunjung mendapatkan respons berupa perbaikan.
Ia pun menyayangkan lambatnya tanggapan PLN dalam menangani persoalan yang berkaitan langsung dengan keselamatan jiwa masyarakat ini.
“Bagaimana tindakan PLN jauh berbeda dengan perlakuannya jika rumah warga menunggak listrik hanya tiga hari, langsung direspons. Ini masalah keselamatan akibat lalainya petugas PLN,” tegasnya.
Prof. Rodi menekankan, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT PLN seharusnya mengedepankan aspek keselamatan publik dalam setiap pelayanan, termasuk pemeliharaan jaringan listrik. Ia mengingatkan, keandalan infrastruktur kelistrikan adalah hak dasar masyarakat.
“Untung boleh dikejar, tapi keselamatan masyarakat jauh lebih penting. PLN milik negara lagi,” tuturnya.
Ia berharap pihak PLN segera menurunkan petugas untuk menelusuri dan merapikan jaringan kabel yang berpotensi menimbulkan korban jiwa tersebut sebelum terjadi insiden yang tidak diinginkan.