Padang Fashion Summit 2025: Desainer Lokal Sumbar Didorong Ciptakan Tren Sendiri, Bukan Mengekor Mode Global

Penulis: Irwansyah Hakim  •  Senin, 10 Agustus 2026 | 15:46:31 WIB
Desainer lokal Sumatera Barat menampilkan karya busana dalam Padang Fashion Summit 2025 di Padang, Kamis (7/8/2025).

PADANG — Perhelatan mode yang menandai puncak perayaan Hari Jadi Kota Padang ke-357 ini tidak hanya menyuguhkan atraksi visual, tetapi juga menjadi ruang diskusi strategis bagi para perancang busana Sumatera Barat. Kolaborasi lintas negara yang digarap dalam acara tersebut diyakini mampu mengasah daya saing desainer lokal di kancah global.

Kehadiran desainer dari Australia dan Malaysia dalam Padang Fashion Summit membuka kanal pertukaran perspektif. Para pelaku industri kreatif lokal diajak untuk tidak lagi sekadar mengikuti arus tren dunia, melainkan berani tampil beda dengan identitas budaya yang kuat.

Orisinalitas Kunci Tembus Pasar Global

Adhesuhanda, desainer lokal yang turut ambil bagian, menekankan pentingnya membangun identitas dalam berkarya. Ia secara tegas mendorong rekan sejawatnya untuk berhenti mengekor tren global dan mulai menciptakan pasar mereka sendiri.

"Jangan jadikan tren sebagai acuan utama. Kita harus berani menciptakan tren sendiri," tegas Adhesuhanda.

Menurutnya, kekayaan warisan budaya, khususnya tenun khas dengan padu padan warna ekspresif, adalah senjata utama yang dimiliki desainer lokal. Ia optimistis karakter yang kuat akan membawa pelaku mode Padang menembus pasar mancanegara.

Busana Koto Gadang Modern Curi Perhatian di Panggung Mode

Antusiasme serupa muncul dari para peserta yang tampil. Rahmi Febri Ningsih, model asal Batusangkar, sukses memukau penonton dalam balutan busana adat Koto Gadang versi modern.

"Kegiatan ini sangat berkesan. Ajang seperti ini menjadi ruang bagi kita untuk memperkenalkan fashion asli Minangkabau ke level dunia," ujar Rahmi.

Penampilannya tidak hanya sekadar peragaan busana, melainkan representasi bahwa akar budaya yang kuat dapat dikolaborasikan dengan estetika modern tanpa kehilangan esensi.

Pemkot Padang Bidik Agenda Berkelanjutan untuk Ekonomi Kreatif

Pemerintah setempat kini membidik Padang Fashion Summit sebagai agenda berkelanjutan. Momentum ini diharapkan menjadi pintu pembuka bagi desainer lokal untuk menjalin jejaring bisnis yang lebih luas.

Lebih dari itu, acara ini juga diproyeksikan memperkuat posisi Kota Padang di peta industri mode dunia. Dengan dukungan pemerintah dan semangat para desainer muda, busana Minangkabau dinilai memiliki peluang besar untuk tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga menjadi bagian dari industri fashion global.

Reporter: Irwansyah Hakim
Sumber: kabarsumbar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top