BUKITTINGGI — Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, melantik delapan pejabat administrator, pengawas, dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi. Pelantikan yang digelar Selasa (4/8) itu disebut sebagai bagian dari upaya memaksimalkan potensi aparatur sipil negara (ASN) dalam memastikan layanan publik yang prima.
Ibnu Asis menyampaikan bahwa prosesi pelantikan ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan sebuah kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan kepada pimpinan dan masyarakat. Ia menekankan bahwa seluruh proses telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan mendapatkan persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Menurutnya, para pejabat administrator dan pengawas yang baru dilantik memiliki peran strategis dalam menggerakkan organisasi serta memastikan setiap tugas berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara itu, pejabat fungsional dinilai berperan penting dalam pelayanan publik berbasis keahlian.
"Kami harapkan para pejabat segera beradaptasi, membangun kerja sama yang solid, serta menjadi teladan dalam disiplin, etika dan integritas," kata Ibnu Asis dalam rilis yang diterima di Bukittinggi.
Ibnu Asis menambahkan, tantangan pembangunan dan tuntutan masyarakat ke depan akan semakin kompleks. Karena itu, dibutuhkan pejabat yang inovatif, responsif, dan mampu bekerja lintas sektor. Komitmen kuat dalam mendukung visi dan misi Pemerintah Kota Bukittinggi juga menjadi syarat utama.
Ia mengajak seluruh jajaran untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi, bekerja dengan semangat pengabdian, serta menjadikan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan.
Berikut delapan pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya pada hari tersebut:
Penyegaran formasi ini diharapkan dapat membawa dampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Bukittinggi, terutama dalam merespons kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.