Cara Reschedule Tiket Whoosh Gratis dan Syarat Anak Naik Tanpa Biaya

Penulis: Irwansyah Hakim  •  Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:56:00 WIB

Jakarta - Manajemen Kereta Cepat Whoosh memberikan fasilitas istimewa bagi penumpang yang membawa anak usia di bawah tiga tahun untuk naik tanpa biaya tiket alias gratis. Kebijakan ini berlaku dengan memenuhi sejumlah syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pihak pengelola guna memastikan pelayanan tetap optimal bagi seluruh penumpang.

Berdasarkan informasi resmi dari akun Instagram @keretacepat_id, fasilitas bebas biaya ini ditujukan khusus untuk kategori penumpang infant atau anak berusia 0-3 tahun. Penumpang anak dalam kategori ini tidak akan mendapatkan nomor tempat duduk sendiri sehingga wajib dipangku oleh pendamping dewasa selama perjalanan berlangsung, demi alasan keselamatan dan efisiensi kapasitas gerbong.

Meskipun tidak dikenai biaya, orang tua tetap diwajibkan untuk mengurus tiket infant senilai Rp0. Langkah ini sangat penting agar setiap penumpang, termasuk anak-anak, tetap terdata secara resmi di dalam manifes perjalanan demi faktor keselamatan dan kenyamanan bersama, terutama dalam situasi darurat yang memerlukan data penumpang lengkap.

Proses pemesanan tiket infant ini dapat dilakukan melalui dua metode, yaitu secara offline dan online. Untuk jalur offline, pengguna jasa bisa langsung mengurusnya di loket stasiun, sedangkan untuk jalur online, penambahan tiket infant dapat diakses melalui menu "My Tickets" setelah penumpang mendapatkan Ticket QR utama.

Fasilitas reschedule tanpa biaya tambahan
Selain kebijakan tiket anak, pihak Whoosh juga menyediakan opsi perubahan jadwal atau reschedule perjalanan tanpa dikenai biaya tambahan. Fasilitas perubahan jadwal gratis ini dapat dimanfaatkan oleh penumpang yang datang terlambat atau ingin mengubah waktu keberangkatan, asalkan tetap mengikuti regulasi yang berlaku.

Batas waktu pengajuan perubahan jadwal ini dibedakan berdasarkan metode yang dipilih oleh penumpang. Bagi penumpang yang memilih mengurus secara offline di loket stasiun, batas waktu maksimal adalah 15 menit setelah waktu keberangkatan kereta, dengan catatan seluruh proses administrasi selesai dan tidak berada dalam antrean. Sementara itu, bagi penumpang yang memilih melakukan perubahan secara online melalui aplikasi Whoosh atau situs resmi KCIC, proses harus diselesaikan paling lambat 5 menit sebelum waktu keberangkatan kereta yang tertera pada tiket semula.

Mekanisme biaya dan penyesuaian tarif: jika harga tiket pada jadwal yang baru sama dengan harga tiket lama, maka petugas atau sistem hanya akan melakukan penukaran tiket ke jadwal baru tanpa ada transaksi keuangan tambahan. Apabila harga tiket lama ternyata lebih rendah dibandingkan dengan harga tiket yang baru, penumpang diwajibkan melakukan pembayaran penuh untuk tiket baru, dan dana dari tiket lama akan dikembalikan kepada penumpang setelah dipotong biaya administrasi sebesar 25 persen jika ada. Namun, jika kondisi sebaliknya terjadi di mana harga tiket lama lebih tinggi dari tarif tiket baru, pihak manajemen tidak akan memberikan pengembalian dana atas selisih harga tersebut kepada penumpang.

Bagi penumpang yang melakukan proses reschedule untuk kedua kalinya atau seterusnya, sistem akan memberlakukan biaya administrasi tetap sebesar 25 persen. Pengajuan untuk perubahan jadwal kedua dan berikutnya ini juga tidak bisa lagi dilakukan secara online, melainkan wajib diurus langsung di loket stasiun keberangkatan. Jika proses pengurusan ini harus diwakilkan kepada pihak lain, perwakilan penumpang wajib membawa surat kuasa bermeterai Rp10.000 yang sudah ditandatangani oleh penumpang pemilik tiket, di mana surat tersebut boleh ditunjukkan dalam bentuk cetak maupun digital, disertai kartu identitas asli atau manifest dari penumpang yang bersangkutan kepada petugas loket di stasiun.

Reporter: Irwansyah Hakim
Back to top