Bupati Solok Dampingi KKP Salurkan 120 Ribu Benih Ikan untuk Pulihkan Budidaya Pascabencana di Koto Sani

Penulis: Faisal Hasbi  •  Jumat, 31 Juli 2026 | 23:38:31 WIB
Bupati Solok mendampingi Kementerian Kelautan dan Perikanan menyerahkan 120 ribu benih ikan kepada pembudidaya di Nagari Koto Sani, Jumat (31/7/2026).

KABUPATEN SOLOK — Sebanyak 120.000 benih ikan resmi diserahkan kepada kelompok pembudidaya ikan di Nagari Koto Sani, Jumat (31/7/2026). Bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) itu juga mencakup coolbox dan pakan ikan untuk mendukung percepatan pemulihan usaha perikanan yang sempat lumpuh akibat bencana hidrometeorologi.

Penyerahan bantuan dihadiri langsung oleh Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, Direktur Pengolahan Ditjen PDS Budi Yuwono, serta Direktur Sarana dan Prasarana Ditjen Perikanan Budidaya Enggar Saptopo. Turut hadir Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat Syefdinon dan Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Solok Ir. Syoufitri, MM.

KKP Siap Percepat Rehabilitasi Pascabencana

Enggar Saptopo menegaskan komitmen kementerian untuk mendukung penuh rehabilitasi dan rekonstruksi sektor perikanan di Kabupaten Solok. Ia mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pemerintah kabupaten dan provinsi dalam upaya pemulihan pascabencana.

“Kementerian Kelautan dan Perikanan siap segera mempercepat pemulihan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi, khususnya di Kabupaten Solok,” tuturnya.

Koto Sani, Sentra Ikan yang Terpuruk oleh Luapan Sungai

Bupati Solok Jon Firman Pandu mengingatkan bahwa Koto Sani pernah menjadi salah satu sentra penghasil ikan terbesar di Sumatera Barat. Namun, luapan sungai dan endapan sedimen akibat bencana hidrometeorologi merusak kolam-kolam milik masyarakat.

Pemerintah terus melaksanakan tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi yang ditargetkan tuntas hingga tahun 2028. Pemulihan ekonomi masyarakat menjadi salah satu prioritas utama dalam proses tersebut.

“Semuanya masih banyak rehab rekon yang harus kita selesaikan. Bapak Presiden memang menargetkan sampai tahun 2028 harus benar-benar selesai semuanya,” ujar Bupati Jon Firman Pandu.

Usulan Warga: Indukan Ikan dan Perbaikan Irigasi

Wali Nagari Koto Sani menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat dan daerah. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat mempercepat pemulihan masyarakat sekaligus menjadi obat atas luka yang mereka tanggung selama ini.

Pihaknya juga mengusulkan bantuan indukan ikan serta perbaikan irigasi dan kolam budidaya yang rusak akibat bencana. “Mudah-mudahan dengan kunjungan ini dan bantuan dari pemerintah, masyarakat kami kembali pulih dan menjadi obat dari luka yang kami tanggung selama ini,” ungkapnya.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: scientia.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top