DHARMASRAYA — Insiden kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan berat terjadi di ruas Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di Jorong Sungai Baye, Nagari Sungai Rumbai, Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya, pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Truk boks ekspedisi J&T bernomor polisi B 92 FFX yang dikemudikan Gino Irawan (44) dari Tangerang tengah melaju dari arah Kabupaten Bungo, Jambi, menuju Padang. Di lokasi kejadian, dump truck Mitsubishi bernomor polisi BK 84 GV yang dikemudikan Andri Yuliandra (34) asal Tebo, Jambi, disebut kurang hati-hati hingga menyebabkan senggolan.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Dharmasraya, Iptu Wahyu Amra, menjelaskan kronologi singkat kejadian. Menurutnya, dump truck yang melaju di jalur yang sama tiba-tiba membanting setir ke kanan. “Karena kurang hati-hati, sopir dump truck membanting setir ke kanan sehingga menyenggol dinding bagian samping kanan truk boks ekspedisi J&T. Akibatnya, dinding boks truk ekspedisi itu terbuka,” ujar Wahyu.
Akibat benturan tersebut, dinding boks truk ekspedisi robek dan terbuka lebar. Puluhan paket yang ada di dalamnya langsung berhamburan keluar dan berserakan di tengah jalan. Meski terlihat dramatis, Wahyu memastikan tidak ada satu pun paket yang rusak. “Paket-paket itu hanya berserakan. Tidak ada yang rusak,” katanya.
Kecelakaan ini murni mengakibatkan kerugian materiel pada kendaraan. Kerusakan pada truk boks J&T diperkirakan mencapai Rp25 juta. Beruntung, baik Gino Irawan maupun Andri Yuliandra selamat tanpa luka sedikit pun.
Hingga berita ini diturunkan, kedua sopir belum membuat laporan resmi ke Polres Dharmasraya. Pihak kepolisian hanya mengumpulkan data dan kronologi di tempat kejadian perkara (TKP). “Kemungkinan mereka berdamai dan menyelesaikan masalah kecelakaan itu sendiri,” tutur Wahyu. Langkah damai di luar proses hukum kerap dipilih dalam kasus kecelakaan yang tidak menimbulkan korban jiwa, terutama jika kedua belah pihak sepakat menanggung biaya perbaikan.
Peristiwa ini sempat mengganggu arus lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera, jalur utama penghubung antara Provinsi Jambi dan Sumatera Barat. Proses evakuasi kendaraan dan pembersihan paket yang berserakan memakan waktu beberapa jam. Kini, situasi di lokasi telah kembali normal dan lalu lintas berjalan lancar.