SUMATERA BARAT — Manajemen Macan Kemayoran menegaskan komitmennya terhadap ajang pramusim bergengsi tersebut meski harus mengorbankan kehadiran skuad senior. Langkah ini dinilai sebagai solusi terbaik di tengah padatnya agenda persiapan tim utama menghadapi Liga 1 2026/2027.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menjelaskan bahwa program pemusatan latihan di Thailand sudah disepakati dan dikunci jauh sebelum jadwal Piala Presiden Elite 2026 keluar. Seluruh akomodasi dan agenda latihan di Negeri Gajah Putih itu sudah terselesaikan sehingga tidak memungkinkan untuk diubah.
“Program pemusatan latihan tim utama di Thailand sudah kami rencanakan dan persiapkan sejak jauh hari. Ketika jadwal pertandingan Piala Presiden Elite 2026 kami terima, seluruh agenda tim di Thailand sudah diselesaikan sehingga tidak dapat diubah lagi,” ujar Prapanca dalam keterangan resmi.
Keputusan mengirim skuad EPA U-20 bukan sekadar formalitas. Klub melihat ini sebagai kesempatan emas memberikan pengalaman bertanding level tinggi kepada pemain binaan akademi. Skuad muda ini datang dengan modal percaya diri usai menjuarai kompetisi kelompok umur musim lalu.
“Namun, Persija memiliki komitmen dan menghormati serta mendukung penyelenggaraan Piala Presiden Elite 2026. Oleh karena itu, kami memastikan Persija tetap berpartisipasi dengan mengirimkan tim EPA U-20 untuk mewakili klub dalam turnamen ini,” tutur Prapanca.
Manajemen percaya kualitas pemain muda binaan akademi tidak perlu diragukan. Kehadiran mereka diyakini tetap mampu menghadirkan daya tarik tersendiri bagi pencinta sepak bola ibu kota. Dukungan masif dari The Jakmania di stadion diharapkan bisa menjadi suntikan motivasi tambahan bagi para pemain muda saat bertanding.
Pihak klub berharap turnamen pramusim ini berjalan lancar dan aman. Lebih dari itu, ajang ini dinilai krusial bagi pembinaan pemain usia dini di Indonesia. Atmosfer stadion yang penuh penonton diyakini akan membuat pertandingan semakin bergengsi dan kompetitif bagi perkembangan para pemain muda Persija.