PADANG — Prakiraan cuaca harian BMKG Minangkabau menempatkan hujan sedang hingga lebat sebagai ancaman utama di Sumatera Barat pada Jumat (30/10/2026). Potensi terkuat muncul pada siang hingga sore hari, dengan enam kabupaten/kota masuk daftar wilayah terdampak.
Selain enam daerah tersebut, peringatan dini cuaca harian BMKG juga mencakup Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Pasaman, Solok Selatan, dan wilayah sekitarnya. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca tersebut.
Pagi Cerah Berawan, Potensi Hujan Datang Siang Hari
Pada pagi hari, kondisi cuaca di Sumbar diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Situasi berubah memasuki siang hingga sore, saat hujan ringan hingga lebat mulai muncul di sejumlah titik.
Memasuki malam hari, cuaca umumnya berawan. Hujan ringan diprakirakan terjadi di Pasaman Barat, Agam, Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Solok Selatan, dan Dharmasraya.
Pada dini hari, hujan ringan berpotensi mengguyur Kepulauan Mentawai dan Sijunjung.
Suhu 18-31 Derajat Celsius, Angin 4-22 Km per Jam
BMKG Minangkabau mencatat suhu udara di Sumbar berkisar 18 hingga 31 derajat Celsius. Kelembapan udara berada di rentang 65 hingga 98 persen.
Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan 4 hingga 22 kilometer per jam. Kombinasi kelembapan tinggi dan suhu hangat ini yang memicu pertumbuhan awan hujan pada siang hari.
Wilayah Rawan Genangan dan Longsor Diminta Siaga
Dalam peringatan dini cuaca hariannya, BMKG mengimbau masyarakat mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan sekitarnya.
Kewaspadaan terutama ditujukan pada potensi genangan air, banjir, dan longsor di wilayah rawan. Warga yang tinggal di lereng bukit atau bantaran sungai diminta memantau kondisi lingkungan sekitar.
Prakiraan ini berlaku untuk satu hari, dan BMKG memperbarui informasi cuaca secara berkala melalui kanal resminya.