SOLOK — Kontingen Kota Solok resmi mengakhiri perjuangan di Porprov XVI Sumatera Barat dengan posisi runner-up klasemen akhir perolehan medali. Capaian itu disambut langsung Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra dalam acara penyambutan kepulangan atlet di Balairung 99 Rumah Dinas Wali Kota, Kamis.
Ramadhani menyampaikan rasa bangga kepada para atlet, pelatih, dan ofisial yang membawa nama Kota Solok sejak kompetisi bergulir 2 Oktober 2026. Menurutnya, posisi kedua di ajang antardaerah itu lahir dari latihan konsisten dan disiplin panjang.
Bonus Atlet Berprestasi Masuk Rencana Pemkot Solok
Pemerintah Kota Solok menyatakan komitmen memberi perhatian pada kesejahteraan atlet berprestasi, termasuk melalui rencana pemberian bonus sebagai bentuk penghargaan. Kebijakan itu disebut sebagai tindak lanjut atas perjuangan kontingen selama Porprov berlangsung.
"Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kota Solok, kami mengucapkan selamat datang kembali di rumah kita, Kota Beras Serambi Madinah, kepada para pahlawan olahraga kita," ujar Ramadhani di hadapan kontingen dan pengurus KONI Kota Solok.
Wali kota menegaskan medali yang diraih atlet bukan hasil instan. Ada pengorbanan waktu, tenaga, dan air mata di balik setiap capaian yang dibawa pulang ke daerah.
Pesan untuk Atlet Tanpa Medali: Tegakkan Kepala
Ramadhani juga memberi perhatian khusus kepada atlet yang belum berhasil membawa pulang medali. Hasil pertandingan diminta jadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kemampuan ke depan, bukan alasan berhenti berlatih.
"Bagi kawan-kawan yang belum berhasil membawa pulang medali, tegakkan kepala kalian, di mata kami, kalian semua adalah pemenang yang telah memberikan kemampuan terbaik," tegasnya.
Apresiasi turut diberikan kepada Ketua KONI Kota Solok, jajaran pelatih, dan seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan serta pendampingan kontingen. Dukungan kelembagaan itu dinilai menjadi bagian penting dari hasil akhir Kota Solok di klasemen medali.
Posisi Kota Solok di Bawah Kota Padang
Kota Padang keluar sebagai juara umum Porprov XVI Sumatera Barat, dengan Kota Solok menyusul di posisi kedua. Selisih perolehan medali tidak disebutkan dalam keterangan resmi yang dirilis.
Bagi Kota Solok, capaian runner-up memperkuat posisi daerah itu di peta pembinaan olahraga Sumatera Barat. Pemkot kini dihadapkan pada pekerjaan rumah berikutnya: memastikan bonus dan pembinaan atlet berjalan sesuai janji, bukan berhenti di acara penyambutan.