LUBUK ALUANG — Sebanyak 60 warga Kecamatan Lubuak Aluang, Kabupaten Padang Pariaman, resmi dikukuhkan sebagai pengurus Kampung Siaga Bencana (KSB) dalam sebuah apel akbar yang digelar Rabu (17/6/2026). Acara yang berlangsung di Aula Panti Asuhan Anak Bina Remaja (PAABR) Budi Utama itu juga dirangkaikan dengan uji Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk memastikan kesiapan tim di lapangan.
Anggaran Rp 157 Juta dan Lumbung Sosial Disiapkan
Kementerian Sosial RI tidak hanya mengukuhkan kepengurusan, tetapi juga menyerahkan bantuan kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana senilai Rp157.577.500 untuk Kecamatan Lubuak Aluang. Selain itu, pemerintah pusat turut membangun "Lumbung Sosial" yang akan berfungsi sebagai pusat penyimpanan logistik dan bantuan darurat.
“Kita di Padang Pariaman merupakan wilayah yang rawan bencana. Pernah mengalami gempa, banjir, tanah longsor, dan berbagai bencana lainnya. Pembentukan KSB ini sangat kita apresiasi dan memang telah lama kita nantikan,” ujar Bupati John Kenedy Azis dalam sambutannya.
Bukan Sekadar Formalitas, Anggota Sudah Terlatih
Para anggota KSB yang dikukuhkan bukanlah warga biasa. Mereka telah menjalani pelatihan khusus dalam penanganan kebencanaan dan tergabung dalam berbagai unit, mulai dari tim evakuasi, dapur umum, hingga tim logistik. Seluruh personel siap bergerak cepat saat kondisi darurat melanda.
Bupati John Kenedy Azis menegaskan bahwa para pengurus yang baru dikukuhkan akan menjadi garda terdepan dalam membantu penanganan kebencanaan di tengah masyarakat. “Saya yakin dan percaya bahwa melalui sinergi Pemerintah Padang Pariaman, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan Kementerian Sosial RI, berbagai persoalan kebencanaan dapat kita tanggulangi dengan lebih baik,” tambahnya.
Jaringan Penanganan Bencana yang Menjangkau Kecamatan Tetangga
Keberadaan KSB Lubuak Aluang tidak hanya terbatas untuk satu kecamatan. Organisasi ini dirancang menjadi bagian dari jaringan penanganan bencana yang menjangkau kecamatan-kecamatan terdekat. Program KSB sendiri merupakan inisiatif Kementerian Sosial RI untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat berbasis potensi lokal.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat, Syaifullah, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI. Sumatera Barat sangat membutuhkan keberadaan KSB ini. Kami juga mengapresiasi Bupati Padang Pariaman beserta seluruh jajaran yang selama ini selalu cepat tanggap dan responsif dalam membantu masyarakat ketika terjadi bencana,” ucapnya.
Mengapa Uji SOP Dilakukan Bersamaan?
Uji SOP yang digelar bersamaan dengan pengukuhan bertujuan untuk memastikan setiap prosedur penanganan bencana benar-benar dipahami oleh seluruh anggota. Mulai dari koordinasi evakuasi hingga pendistribusian logistik, semua harus berjalan sesuai standar. Dengan adanya Lumbung Sosial, ketersediaan bantuan darurat diharapkan tidak lagi menjadi kendala saat bencana datang.
Acara tersebut turut dihadiri perwakilan Kementerian Sosial RI, Gina, para staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah, Camat, dan unsur Forkopimca Lubuak Aluang.