Kecelakaan tunggal terjadi di kawasan Bukit Berbunga, Kelurahan Silaing Bawah, Kota Padang Panjang, Jumat (21/8/2026) dini hari. Sebuah truk pendingin bernomor polisi B 9112 VEU yang mengangkut es krim keluar dari badan jalan dan mengakibatkan dua korban, dengan sopir utama dalam kondisi terjepit di kabin dan diduga meninggal dunia.
PADANG PANJANG — Proses evakuasi korban kecelakaan tunggal di Bukit Berbunga, Kelurahan Silaing Bawah, Kota Padang Panjang, masih berlangsung hingga Jumat pagi. Tim gabungan dari BPBD, Damkar, Basarnas Provinsi, Dinas Perhubungan, TNI, dan Polres Padang Panjang berupaya mengeluarkan sopir utama yang terjepit di kabin truk yang ringsek parah.
Informasi awal dari lokasi menyebutkan sopir utama diduga telah meninggal dunia. Namun, pihak kepolisian belum memberikan kepastian resmi karena proses evakuasi dan penanganan masih berjalan.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Truk yang melaju dari arah Binjai menuju Padang itu diduga kehilangan kendali hingga keluar dari badan jalan di tikungan Bukit Berbunga.
Satu korban selamat, Wahidin (36), yang berperan sebagai kenek atau sopir kedua, berhasil dievakuasi lebih dulu. Ia mengalami luka ringan dan telah dilarikan ke Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang Panjang untuk mendapatkan perawatan medis.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan satu unit truk. Saat ini kejadian masih dalam penanganan dan kami melakukan pendataan,” ujar Brigadir Arya dari Satlantas Polres Padang Panjang.
Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, petugas memberlakukan sistem buka-tutup jalur di sekitar lokasi kejadian. Pengendara yang melintas dari arah Padang menuju Bukittinggi atau sebaliknya diminta untuk bersabar dan mematuhi arahan petugas di lapangan.
Kendaraan yang mengalami kecelakaan tercatat milik Ekspedingin, perusahaan yang bergerak di bidang pengiriman dan distribusi makanan serta minuman dingin dan beku untuk rute antarkota maupun antarpulau. Muatan truk berupa es krim yang diangkut dari Binjai turut menjadi perhatian petugas dalam proses evakuasi.
Hingga berita ini diturunkan, Satlantas Polres Padang Panjang masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Pemeriksaan dilakukan terhadap kondisi kendaraan, kondisi korban, serta menghitung dampak kerugian material yang ditimbulkan akibat insiden tersebut.
Brigadir Arya mengingatkan para pengemudi kendaraan angkutan untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak sebelum melakukan perjalanan, terutama di rute pegunungan yang rawan kecelakaan.
“Kami mengimbau pengendara untuk selalu memperhatikan kondisi kendaraan dan menyesuaikan kecepatan dengan situasi jalan. Utamakan keselamatan selama berkendara,” katanya.