PADANG - Sekolah Islam Terpadu (SIT) menjadi salah satu pilihan yang banyak dicari orang tua di Padang karena menggabungkan kurikulum nasional dengan pembiasaan ibadah harian sejak usia dini.
Berbeda dengan sekolah umum, SIT biasanya menerapkan program full day dengan jadwal ibadah, tahfiz, dan pembiasaan karakter terintegrasi dalam kegiatan harian, bukan sekadar mata pelajaran agama tambahan seperti di sekolah negeri pada umumnya.
Sejumlah SIT di Padang memiliki latar belakang pendirian yang berbeda — ada yang berawal dari yayasan pesantren nasional seperti Al Azhar, ada pula yang tumbuh dari bimbingan belajar lokal seperti Adzkia sebelum berkembang menjadi lembaga pendidikan formal berjenjang lengkap.
Selain ruang kelas, SIT umumnya juga menyediakan musala atau masjid sekolah, perpustakaan, dan ruang kegiatan ekstrakurikuler untuk mendukung pembentukan karakter di luar jam pelajaran formal.
Apa beda Sekolah Islam Terpadu dengan sekolah umum biasa?
SIT mengintegrasikan pembiasaan ibadah dan pendidikan karakter Islami ke dalam kegiatan harian, bukan hanya lewat mata pelajaran agama.
Apakah semua SIT menerapkan sistem full day?
Tidak semua, sehingga jadwal dan durasi kegiatan sebaiknya dikonfirmasi langsung ke sekolah yang dituju.
Dengan latar belakang dan lokasi berbeda-beda — SDIT Padang Islamic School di Kuranji, SD Islam Al Azhar 32 di Padang Utara, dan SD IT Adzkia yang sudah berdiri sejak 1996 — orang tua di Padang punya beberapa opsi SIT yang bisa dibandingkan sesuai kebutuhan keluarga.