PADANG — Kolaborasi internasional di bidang keolahragaan kembali diperkuat oleh Universitas Negeri Padang. Kali ini, FIK UNP bersama UPNM sepakat mengembangkan program konkret berupa penyusunan handbook pembelajaran Physical Education dan Physical Literacy, hasil pertemuan di Kuala Lumpur pada 13–14 Agustus 2026.
Delegasi FIK UNP yang dipimpin Kepala Departemen Pendidikan Olahraga, Dr. Aldo Naza Putra, M.Pd., menegaskan bahwa kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan dokumen. Target utamanya adalah melahirkan inovasi pembelajaran dan dampak nyata bagi masyarakat.
Handbook yang akan disusun ini dirancang untuk menggabungkan pengalaman dan praktik terbaik pendidikan jasmani dari Indonesia dan Malaysia. Buku panduan tersebut nantinya menjadi rujukan bagi dosen, mahasiswa, guru, hingga praktisi pendidikan jasmani.
Selain buku, kedua institusi juga sepakat menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bersama. Kegiatan ini akan memetakan tantangan dan kebutuhan pendidikan jasmani di masing-masing negara.
Dr. Aldo Naza Putra menjelaskan, physical literacy memiliki cakupan yang lebih luas dari sekadar kemampuan melakukan aktivitas fisik. Konsep ini mencakup motivasi, kepercayaan diri, pengetahuan, dan pemahaman seseorang untuk aktif bergerak sepanjang hayat.
“Kerja sama internasional tidak cukup hanya diwujudkan dalam penandatanganan dokumen atau perluasan jejaring. Yang lebih penting adalah bagaimana kolaborasi tersebut menghasilkan pengetahuan baru, inovasi pembelajaran, serta dampak nyata bagi masyarakat dan dunia pendidikan,” ujarnya.
Hasil diskusi yang akan berlangsung nantinya diharapkan mampu dikembangkan menjadi bahan ajar, model pembelajaran, hingga program pengabdian masyarakat. Publikasi ilmiah bersama juga masuk dalam rencana tindak lanjut kolaborasi ini.
Kerja sama FIK UNP dan UPNM ini juga dirancang untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Beberapa poin yang disasar antara lain SDG 3 (Good Health and Well-being), SDG 4 (Quality Education), SDG 10 (Reduced Inequalities), dan SDG 17 (Partnerships for the Goals).
Langkah ini menjadi bagian dari upaya FIK UNP memperluas jejaring internasional sekaligus memastikan program yang dijalankan memberikan manfaat langsung bagi dunia pendidikan dan masyarakat luas.