SUMATERA BARAT — Kenaikan harga emas Antam ini terjadi di tengah fluktuasi harga emas global yang masih tinggi. Logam mulia menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak dilirik investor di tengah ketidakpastian ekonomi global dan ekspektasi penurunan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (The Fed).
Untuk harga jual kembali (buyback) emas Antam hari ini juga naik. Antam menetapkan harga buyback di level Rp 2.443.000 per gram, naik Rp 2.000 dari posisi sebelumnya Rp 2.441.000 per gram.
Selisih antara harga jual dan harga buyback mencapai Rp 268.000 per gram. Investor perlu mencermati selisih ini karena menjadi biaya transaksi yang tidak bisa dihindari saat menjual kembali emas batangan. Selain itu, transaksi emas batangan juga dikenakan pajak sesuai dengan peraturan yang berlaku, yakni PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen bagi yang tidak memiliki NPWP.
Antam juga merilis harga emas untuk berbagai ukuran. Berikut rincian lengkap harga emas batangan Antam hari ini:
Kenaikan harga emas Antam sejalan dengan tren harga emas dunia yang masih bertahan di level tinggi. Logam mulia diuntungkan oleh meningkatnya permintaan safe haven di tengah ketegangan geopolitik global yang belum mereda.
Di sisi lain, pasar juga menunggu keputusan suku bunga The Fed pada pertemuan pekan depan. Ekspektasi bahwa The Fed akan mulai memangkas suku bunga pada semester kedua tahun ini membuat dolar AS melemah, yang pada akhirnya mendorong harga emas naik.
Bagi investor ritel, kenaikan harga emas Antam hari ini menjadi momentum untuk memantau pergerakan lebih lanjut. Harga buyback yang ikut naik juga memberikan keuntungan bagi pemegang emas yang ingin merealisasikan keuntungan (profit taking) dalam jangka pendek.