PADANG — Cuaca di Sumatera Barat dalam dua hari ke depan masih relatif bersahabat. BMKG Minangkabau memprakirakan pada Sabtu (6/6) dan Minggu (7/6), sebagian besar wilayah akan didominasi cerah berawan hingga berawan dengan potensi hujan ringan yang tersebar di sejumlah daerah seperti Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, hingga Kota Padang.
Namun, pola cuaca diperkirakan berubah signifikan pada awal pekan depan. Peningkatan aktivitas hujan mulai terjadi pada Senin (8/6/2026), dan BMKG telah menerbitkan peringatan dini khusus untuk hari tersebut.
Berdasarkan rilis yang dikeluarkan BMKG pada Sabtu pukul 09.00 WIB, Kepulauan Mentawai dan Pesisir Selatan menjadi wilayah pertama yang akan diguyur hujan sedang hingga lebat sejak pagi hari. Sementara itu, hujan ringan diprakirakan turun di Tanah Datar, Padang Pariaman, Kota Padang, Lima Puluh Kota, dan Payakumbuh pada waktu yang sama.
Memasuki siang hingga sore, potensi hujan meluas ke belasan kabupaten dan kota. Hujan ringan berpotensi terjadi di Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Kota Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Sawahlunto, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya. Kepulauan Mentawai masih menjadi zona merah dengan potensi hujan lebat yang bertahan.
Pada malam hari, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya. Kondisi ini berpotensi berlanjut hingga dini hari di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Padang Pariaman, dan Kota Padang.
BMKG mengimbau masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak untuk terus memantau informasi cuaca terbaru. Antisipasi diperlukan terhadap kemungkinan dampak seperti genangan air, pohon tumbang, atau tanah longsor di daerah rawan.
Suhu udara pada periode tersebut diperkirakan berkisar antara 18 hingga 32 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 60 hingga 98 persen. Angin bertiup dari arah barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 4 hingga 32 kilometer per jam.