SUMATERA BARAT — Konser Andrea Bocelli di Borobudur dan Jakarta dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal meski sempat menuai beragam respons publik. Promotor Shoemaker Live menyiapkan donasi 100.000 pasang sepatu bagi anak-anak terdampak perang, termasuk di Palestina, sebagai bagian dari pesan kemanusiaan konser ini.
Founder Shoemaker Live, Prajna Murdaya, menyebut keputusan menggelar konser diambil setelah mempertimbangkan aspek pariwisata, kebudayaan, hingga dampak ekonomi kreatif. Dukungan Pemerintah Republik Indonesia juga disebutnya berperan besar menjaga kelancaran acara.
Bagi banyak pihak, kehadiran maestro tenor asal Italia itu dinilai lebih dari sekadar pertunjukan musik. Ada pesan kepedulian yang ingin disampaikan lewat panggung Romanza 30th Anniversary World Tour.
Jadwal Konser Andrea Bocelli di Borobudur dan Jakarta
Konser tetap berlangsung sesuai jadwal yang telah diumumkan promotor. Dua lokasi yang disiapkan adalah Borobudur dan Jakarta, sesuai rangkaian tur dunia Romanza 30th Anniversary.
Kepastian ini disampaikan Shoemaker Live di tengah beragam respons publik terhadap penyelenggaraan konser. Promotor memilih tetap melanjutkan acara dengan memperkuat sisi kemanusiaannya.
Donasi 100.000 Pasang Sepatu untuk Anak Terdampak Perang
Selain pertunjukan musik, Shoemaker Live menyiapkan program donasi berupa 100.000 pasang sepatu untuk anak-anak yang terdampak konflik. Bantuan ini menyasar anak-anak di wilayah rawan perang, termasuk Palestina.
Program tersebut menjadi cara promotor membawa pesan kemanusiaan lewat perhelatan musik berskala internasional. Anak-anak yang harus menghadapi konflik dan kehilangan menjadi perhatian utama program ini.
Alasan Promotor Tetap Melanjutkan Konser
Prajna Murdaya menegaskan pihaknya mendengarkan setiap pandangan publik dengan hati terbuka. Menurutnya, banyak orang memaknai konser ini lebih dalam dari sekadar hiburan.
“Kami memahami bahwa bagi banyak orang, konser ini memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar pertunjukan musik. Ada kepedulian mendalam terhadap mereka yang harus menghadapi konflik dan kehilangan. Kami mendengarkan setiap pandangan tersebut dengan hati terbuka,” ucap Prajna dalam keterangan tertulis, Selasa (27/10/2026).
Pertimbangan pariwisata dan ekonomi kreatif turut menjadi alasan konser tetap digelar. Dukungan pemerintah dinilai membantu kelancaran rangkaian acara di dua kota tersebut.
Dukungan Pemerintah dan Dampak bagi Ekonomi Kreatif
Prajna menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Republik Indonesia atas dukungan yang diberikan. Menurutnya, dukungan itu penting agar acara berjalan lancar dan memberi dampak positif.
Konser berskala internasional seperti ini biasanya menggerakkan sektor pariwisata, perhotelan, dan usaha kreatif di sekitar lokasi. Itu sebabnya promotor menimbang dampaknya secara menyeluruh, bukan hanya dari sisi pertunjukan.
Yang Perlu Diketahui Orang Tua soal Program Donasi
Bagi keluarga yang ingin ikut mendukung, program donasi sepatu ini menyasar anak-anak terdampak konflik di luar negeri. Informasi resmi mengenai mekanisme donasi sebaiknya dipantau lewat kanal Shoemaker Live agar tidak keliru.
Jika ingin mengajak anak menonton atau mengikuti kabar konser, sesuaikan dengan usia dan kenyamanan anak. Diskusikan juga nilai kepedulian yang ingin ditanamkan dari program kemanusiaan ini.
Konser Andrea Bocelli di Borobudur dan Jakarta tetap berjalan dengan pesan kemanusiaan yang kuat. Donasi 100.000 pasang sepatu untuk anak terdampak konflik menjadi pengingat bahwa sebuah pertunjukan bisa membawa manfaat lebih luas.