Pencarian

Reses di Aie Dingin, Warga Minta Agus Syahdeman Kawal Pemekaran Nagari Sungai Gando hingga Pembangunan Kantor Wali Nagari

Minggu, 23 Agustus 2026 • 13:59:01 WIB
Reses di Aie Dingin, Warga Minta Agus Syahdeman Kawal Pemekaran Nagari Sungai Gando hingga Pembangunan Kantor Wali Nagari
Warga menyampaikan aspirasi pemekaran Nagari Sungai Gando kepada Agus Syahdeman dalam reses di Jorong Cubadak, Nagari Aie Dingin, Solok.

SOLOK — Kegiatan reses yang digelar di Jorong Cubadak itu menjadi ruang dialog langsung antara wakil rakyat dan konstituen di tengah keterbatasan anggaran nagari akibat kebijakan efisiensi. Agus Syahdeman menyebut Nagari Aie Dingin bukanlah daerah yang asing baginya, sehingga komunikasi pembangunan diharapkan terus terjalin.

“Reses ini merupakan program seluruh anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat untuk pembangunan. Oleh karena itu, bapak dan ibu bisa menyampaikan aspirasinya kepada kami sebagai wakil rakyat,” ujar Agus dalam sambutannya.

Ia juga menyinggung kondisi fiskal nagari yang saat ini ikut terpangkas. Menurutnya, situasi tersebut menuntut kolaborasi lintas sektor agar program pembangunan di tingkat nagari tetap berjalan meski anggaran terbatas.

“Dana nagari hari ini juga mengalami efisiensi. Karena itu, kita membutuhkan kerja sama lintas sektor dalam pembangunan,” katanya.

Pemekaran Nagari Sungai Gando Butuh Waktu 3–5 Tahun

Salah satu aspirasi yang mengemuka adalah rencana pemekaran Nagari Aie Dingin menjadi Nagari Sungai Gando. Endra Putra Gunawan, anak nagari yang hadir dalam reses, menjelaskan bahwa pemekaran tersebut sebenarnya telah disahkan melalui paripurna DPRD Kabupaten Solok. Namun, prosesnya belum tuntas.

“Untuk bisa terealisasi secara keseluruhan, prosesnya masih membutuhkan waktu. Paling cepat diperkirakan tiga sampai lima tahun, karena masih menunggu kelengkapan administrasi dan persyaratan lainnya,” ujar Endra.

Dalam kesempatan itu, Endra secara khusus meminta dukungan Agus Syahdeman untuk membantu pembangunan kantor Wali Nagari Sungai Gando yang direncanakan berdiri di kawasan Bukit Vila, Jorong Cubadak. Keberadaan kantor tersebut dinilai menjadi kebutuhan vital dalam menunjang kesiapan pemerintahan nagari yang baru.

ASD Minta Proposal Disiapkan untuk Perjuangan di Tingkat Provinsi

Menanggapi permintaan tersebut, Agus Syahdeman menyatakan kesiapannya untuk membantu memperjuangkan pembangunan kantor wali nagari tersebut. Namun, ia menegaskan ada syarat yang harus dipenuhi lebih dulu oleh pemerintah nagari dan masyarakat.

“Siapkan proposal dan administrasinya. Nanti kita lihat dan kita bantu perjuangkan sesuai mekanisme yang ada,” ujar ASD.

Reses tersebut turut dihadiri Ketua BPN Aie Dingin Amrizal, tokoh masyarakat Tarmuji, Founder Idea Corner Syafni Nola Putri, serta sejumlah Bundo Kanduang dan tokoh masyarakat lainnya.

Kelompok Tani dan Jalan Usaha Tani Juga Disorot

Di luar persoalan pemekaran, Agus Syahdeman juga menyatakan komitmennya untuk membantu penguatan kelompok tani dan pembangunan jalan usaha tani. Kedua hal tersebut dinilai berkaitan langsung dengan upaya peningkatan perekonomian masyarakat di Nagari Aie Dingin.

Bagi warga, reses ini bukan sekadar agenda seremonial. Mereka berharap aspirasi yang telah disampaikan tidak berhenti sebagai catatan, tetapi benar-benar dikawal hingga masuk dalam program pembangunan sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku di tingkat provinsi.

Follow www.sumbaronline.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: scientia.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks