Pencarian

Dua Alat Berat Bersihkan Longsor di Jalur Lubuk Basung-Bukittinggi

Jumat, 08 Mei 2026 • 11:45:50 WIB
Dua Alat Berat Bersihkan Longsor di Jalur Lubuk Basung-Bukittinggi
Dua alat berat dikerahkan untuk membersihkan material longsor di jalur Lubuk Basung-Bukittinggi.

LUBUK BASUNG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam mulai melakukan pembersihan material tanah longsor yang menutup akses jalan provinsi di Jorong Kampung Baruah, Nagari Sungai Landia, Kecamatan Ampek Koto. Proses evakuasi material ini dimulai sejak Jumat (8/5) sekitar pukul 08.00 WIB setelah jalur tersebut lumpuh total selama beberapa jam.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Abdul Ghafur, mengonfirmasi bahwa dua unit alat berat jenis beko loader telah berada di lokasi. Alat berat tersebut dikerahkan untuk menyingkirkan gundukan tanah yang menutup badan jalan agar arus lalu lintas dari Lubuk Basung menuju Bukittinggi maupun sebaliknya dapat segera pulih.

Pembersihan Material Longsor Sepanjang 25 Meter

Material longsor yang menutupi badan jalan tercatat memiliki ketinggian antara 1 hingga 1,5 meter dengan panjang mencapai 25 meter. Kondisi ini membuat kendaraan roda dua maupun roda empat sama sekali tidak bisa melintas sejak Kamis (7/5) sekitar pukul 24.00 WIB.

Untuk mempercepat proses normalisasi, alat berat milik Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumatra Barat bekerja intensif membuang material ke lokasi yang lebih aman. Satu unit dump truk juga disiagakan untuk mengangkut sisa tanah yang menimbun aspal.

"Mudah-mudahan material tanah longsor secepatnya bersih, agar akses lalu lintas kembali normal, karena sebelumnya sempat tidak bisa dilalui dari Kamis (7/5) sekitar pukul 24.00 WIB," kata Abdul Ghafur.

Riwayat Longsor Maut di Lokasi yang Sama

Titik bencana di Jorong Kampung Baruah ini merupakan lokasi yang sama dengan peristiwa longsor pada Selasa (5/5) malam lalu. Kawasan tersebut memang dikenal memiliki kerawanan tinggi terhadap pergerakan tanah, terutama saat dipicu hujan dengan intensitas lebat.

Pada kejadian sebelumnya, tanah longsor sempat menimbun tujuh warga yang sedang berada di dalam tiga unit rumah semi permanen. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang warga meninggal dunia, sementara enam korban lainnya berhasil selamat meski mengalami luka-luka dan patah tulang.

Pihak BPBD Agam mengimbau para pengendara dan warga yang bermukim di sepanjang jalan provinsi tersebut untuk terus meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat diminta segera mengungsi ke lokasi yang lebih aman apabila curah hujan tinggi kembali melanda wilayah tersebut guna menghindari jatuhnya korban jiwa lebih lanjut.

Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks