PADANG — Kepanikan menyergap warga di sejumlah titik Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman saat gempa mengguncang siang hari. Getaran yang berlangsung beberapa detik itu menghentikan aktivitas warga yang tengah beristirahat atau bekerja di dalam rumah.
"Saya langsung lari keluar rumah karena kaget. Getarannya cukup terasa," ujar Riko, warga Padang, kepada Prokabar.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat episentrum gempa di koordinat 0.88 Lintang Selatan dan 100.25 Bujur Timur. Lokasi tepatnya berada 28 kilometer selatan Padang Pariaman dengan kedalaman 68 kilometer.
Dengan magnitudo 4,5 dan kedalaman menengah, gempa ini masuk kategori sedang. Sumatera Barat dikenal sebagai zona rawan gempa karena berada di pertemuan lempeng tektonik aktif.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi kerusakan bangunan atau korban luka akibat gempa. Meski demikian, guncangan cukup terasa di dua daerah sekaligus, yakni Padang dan Pariaman.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Warga diminta mengikuti arahan petugas BPBD setempat serta menghindari bangunan retak atau berpotensi roboh jika terjadi gempa susulan.
Gempa susulan berkekuatan kecil masih mungkin terjadi. Namun, hingga saat ini belum tercatat aktivitas signifikan pascagempa utama.