Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Panjang, Nasrul, S.H, M.Hum, yang hadir langsung dalam acara tersebut, meluncurkan empat program anyar. Keempatnya adalah Majalah Pita Biru, Maraso Podcast, NUSA, dan Sanggar Seni Jalo Suto. Program-program ini dirancang sebagai wadah pengembangan potensi dan kreativitas siswa di luar kurikulum formal.
"Kegiatan ini menjadi bentuk penghargaan atas perjuangan mereka selama menempuh pendidikan. Anak-anak ini merupakan aset Kota Padang Panjang yang nantinya akan menjadi generasi penerus dan calon pemimpin di masa depan," ujar Nasrul dalam sambutannya.
Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi perkembangan anak, baik melalui perhatian, komunikasi, maupun dukungan terhadap cita-cita mereka.
Kepala SMP Negeri 2 Padang Panjang, Dwi Suryani Alfa, menegaskan bahwa acara kelulusan ini bukanlah titik akhir. Menurutnya, ini adalah langkah awal bagi para siswa untuk meraih cita-cita di jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
"Ini bukan akhir, tetapi awal perjalanan baru untuk meraih cita-cita dan tujuan hidup. Tetap semangat belajar dan berjuang agar menjadi pribadi yang sukses di masa depan," katanya.
Dwi juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua, komite sekolah, dan seluruh pihak yang telah mendukung kemajuan sekolah dan perkembangan siswa selama tiga tahun terakhir.
Ketua Komite SMPN 2, Samsoedarman, berharap sekolah ini terus berkembang dan semakin diminati masyarakat. Ia optimistis jumlah siswa akan terus meningkat setiap tahunnya seiring dengan inovasi yang dihadirkan sekolah.
Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan, Oktaviani, menyebut acara graduation digelar sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ajang mempererat silaturahmi antara siswa, guru, dan orang tua. "Semoga kegiatan ini menjadi kenangan indah dan momen yang tidak terlupakan bagi seluruh siswa kelas IX," ujarnya.
Acara yang berlangsung di lapangan SMP Negeri 2 Padang Panjang, Kelurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat itu dihadiri para guru, orang tua, dan undangan lainnya. Suasana bahagia bercampur haru mewarnai momen perpisahan angkatan ke-68 sekolah tersebut.