SUMATERA BARAT — Anak usia 8 tahun kini jadi ikon kampanye AQUA untuk mengedukasi keluarga soal kualitas air minum. Lewat karakter AQILA yang kritis dan penuh rasa ingin tahu, ibu diajak lebih jeli memilah galon resmi bermerek versus isi ulang di depot.
Anak-anak generasi Alpha tumbuh dengan rasa ingin tahu tinggi dan cenderung kritis terhadap hal di sekitarnya. Karakter inilah yang coba ditangkap AQUA lewat peluncuran kampanye galon terbaru dengan sosok AQILA, bocah 8 tahun yang dikenal bernalar kritis sebagai ikon merek.
Kampanye ini menyasar langsung kebiasaan rumah tangga. Tujuannya sederhana: mengajak orang tua, terutama ibu, lebih selektif saat memilih air minum untuk keluarga.
Kampanye bertema "Anak Penuh Rasa Ingin Tahu, Keluarga Makin Cermat: Kenali Air Berkualitas untuk Kesehatan Keluarga" ini dikemas dengan pendekatan menyenangkan. AQUA berkolaborasi dengan TheAsianParent menggelar acara TAP Goes to Hospital di RS Mayapada Jakarta Timur.
Marketing Director AQUA Adisti Nirmala menjelaskan bahwa kehadiran AQILA menjadi bagian dari edukasi kualitas air bagi keluarga. Karakter anak yang suka menyelidiki dimanfaatkan agar kebiasaan memilah air berkualitas bisa diterapkan bersama di rumah.
Acara edukatif tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, termasuk dr. Tria Rosemiarti dari Nutrition Design & Hydration Science Research and Innovation AQUA, dr. Marlina Tanjung, Sp.A, Subsp. Neo (K) dari Mayapada Hospital Jakarta Timur, serta Ibu Bijak AQUA Sindy Fung.
Dokter Spesialis Anak Mayapada Hospital Jakarta Timur dr. Marlina Tanjung menyoroti pentingnya higienitas air minum. Kontaminasi mikrobiologis dan logam berat yang tidak terlihat mata bisa berdampak buruk bagi kesehatan keluarga, terutama anak-anak.
Pesan ini relevan dengan kebiasaan sehari-hari. Banyak ibu memilih air hanya berdasarkan tingkat kejernihannya, padahal kejernihan belum tentu menjamin keamanan.
Dalam sesi pemaparan, dr. Tria Rosemiarti menjelaskan bahwa kualitas air dipengaruhi sumber air, proses produksi, higienitas kemasan, pengujian mutu, hingga perlindungan produk. AQUA memperkenalkan panduan memilih galon lewat metode AQUAAH.
Lewat sesi Demo Sehat AQUA, peserta diajak melihat perbedaan nyata antara galon resmi bermerek dan air minum yang diisi di depot pengisian ulang. Badan galon bermerek bisa digunakan kembali, sehingga identitas pada badan galon belum tentu mencerminkan asal produk di dalamnya.
Karena itu, AQUA memakai desain tutup khas berpaduan warna biru dan putih dengan teknologi double injection yang memadukan tutup dan segel dalam satu kesatuan. Konsumen juga bisa mencocokkan kode produksi pada badan galon dengan kode di bagian tutupnya.
Ibu Bijak AQUA Sindy Fung berbagi cara membangun rasa ingin tahu dan kesadaran anak soal kualitas air. Pendekatan ini dihubungkan dengan edukasi AQILA agar anak terbiasa bertanya dan menyelidiki apa yang dikonsumsi keluarganya.
Kampanye AQILA menargetkan perubahan kebiasaan kecil di rumah. Dengan membiasakan anak kritis terhadap air minum, keluarga bisa lebih mawas diri terhadap dampak kesehatan jangka panjang demi tumbuh kembang anak yang optimal.