PARIAMAN — Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi menyatakan dukungan penuh terhadap sekolah yang memiliki program tahfiz Al-Quran. Menurutnya, kontribusi lembaga pendidikan tersebut sejalan dengan target Pemkot Pariaman untuk menciptakan generasi penghafal kitab suci.
Pemkot Pariaman memiliki program unggulan (Progul) yang menargetkan setiap rumah di kota itu memiliki minimal satu penghafal Al-Quran. Program ini digagas di bawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pariaman, Yota Balad–Mulyadi.
"Dibawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Walikota Pariaman, Yota Balad–Mulyadi menginginkan Progul tersebut terwujud," kata Mulyadi di Pariaman, Senin.
Mulyadi secara khusus menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Yayasan Islam Attin Indonesia (IATI) dan SMP IT Attin Sumatera Barat. Lembaga ini dinilai telah berperan aktif membantu menyukseskan program unggulan tersebut melalui program tahfiz di sekolah.
Wakil Wali Kota berharap kerja sama antara Pemkot Pariaman dengan pihak pelaksana tahfiz Al-Quran dapat terus diperkuat ke depannya. Saat ini, Pemkot Pariaman tengah melakukan pendataan terhadap siswa hafiz di wilayahnya.
SMP IT Attin Sumatera Barat baru-baru ini menggelar Wisuda Angkatan Ketiga di Aula Balaikota Pariaman. Sebanyak 29 orang diwisuda pada acara yang berlangsung pada Sabtu, 23 Mei 2026 tersebut.
Wisuda ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pihak sekolah dan pemerintah daerah dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki hafalan Al-Quran sebagai pedoman hidup.
Program "Satu Rumah Satu Hafidz" dibuat agar anak-anak di Pariaman tumbuh menjadi generasi muda penghafal Al-Quran. Kitab suci ini diharapkan dapat menjadi pedoman hidup bagi mereka di masa depan.
Pemkot Pariaman berharap semakin banyak lembaga pendidikan yang turut berkolaborasi untuk mencapai target tersebut. Dukungan dari berbagai pihak dinilai penting untuk menyukseskan program unggulan ini.